Belasan Pemilik Supercar Puji Pesatnya Perkembangan Bumi Orek-Orek

144

Singgah di Hokky Cafe, Karaoke, & Sport Center, belasan pemilik supercar asal Surabaya kepincut dengan kemajuan Ngawi. Insting para pemilik mobil super cepat itu menangkap potensi investasi. Seperti apa ceritanya?

BELASAN supercar beraneka kelir melintas di aspalan Ngawi. Satu per satu lantas memasuki halaman parkir Hokky Cafe, Karaoke, & Sport Center. Setelah turun, pengemudinya berjalan beriringan menuju meja-bangku kafe. Sembari menunggu jamuan, para pemilik mobil super cepat tersebut berbincang santai. Sesekali gelak tawa terdengar di sela obrolan. ‘’Komunitas SNC (Surabaya Night Cruise) dari Surabaya,’’ kata Manajer Hokky Café, Karaoke, & Sport Center Drajat Safari.

SNC sengaja mampir ke Hokky Café, Karaoke, & Sport Center kemarin pagi (1/3). Itu tak lepas dari kedekatan antara sang owner dengan komunitas asal Surabaya tersebut. Drajat semringah dengan adanya kunjungan para pecinta mobil super cepat tersebut. ‘’Anggota SNC merupakan pengusaha-pengusaha dari berbagai bidang. Siapa tahu beliau-beliau ini kepikiran untuk membuka usaha di Ngawi setelah kunjungan ini,’’ ujar Drajat.

Ya, SNC merupakan perkumpulan sejumlah pemilik supercar yang merupakan pengusaha sukses. Rombongan komunitas yang saat itu berjumlah 14 anggota menyempatkan singgah untuk melepas lelah sebelum melanjutkan perjalanan ke Solo. Mereka berniat menghadiri undangan Ferarri Owner Club Indonesia (FOCI) Jakarta. ‘’Sudah cukup lama kami tidak ke Ngawi. Perkembangannya pesat,’’ kata Yulianto, salah seorang pengurus SNC.

Bangunan-bangunan di sekitar ring road mencuri perhatian para pecinta supercar itu. Mulai gedung perkantoran, kampus, ruko, perumahan, sampai restoran. Sembari menginjak pedal gas, Yulianto dkk memperhatikan betul seluk-beluk Bumi Orek-Orek dari dalam ruang kemudi. ‘’Tampaknya keberadaan tol membawa perkembangan yang baik dari sektor bisnis di sini,’’ ujarnya.

Grup pemilik mobil harga miliaran rupiah yang berdiri sejak 2010 itu memang kerap mengadakan pertemuan antarsesama pemilik supercar di sejumlah daerah di tanah air. Dalam beberapa pertemuan tersebut mereka juga melaksanakan kegiatan sosial untuk berbagi dengan sesama.

Selain itu, saat terjadi bencana alam di daerah lain mereka juga turun gunung untuk membantu. Hal itu sebagai salah satu wujud kepedulian untuk meringankan beban korban bencana. ‘’Sebelum ke Solo, sengaja mampir sini. Sekalian ngobrol-ngobrol seperti ini,’’ katanya.

Jenis supercar milik anggota SNC terdiri berbagai merek. Mulai Mercedes Benz hingga Lamborghini. Namun, sebagian besar merupakan pemilik Ferrari. Ada 70 persen owner Ferrari di klub asal Kota Pahlawan ini. Karena itu, setiap kali FOCI mengadakan kegiatan, SNC tak pernah absen.

Untuk menjaga dan membina kebersamaan antaranggota, sebulan sekali SNC mengadakan gathering atau yang biasa mereka sebut dengan ‘cruise’. ‘’Paling tidak kami setiap satu atau dua bulan mengadakan cruise ke luar kota seperti Pandaan, Malang, Jakarta, dan Bali,’’ tambahnya.

Berdirinya SNC dilatarbelakangi untuk menghilangkan penilaian negatif di mata masyarakat bahwa supercar hanya untuk mereka yang hobi pamer dan berkendara ugal-ugalan. Pun, komunitas itu menekankan ke semua anggota SNC wajib taat dan paham peraturan lalu lintas. Jika ada yang tidak mengindahkan kesepakatan tersebut bakal dikeluarkan dari keanggotaan. ***(isd/ser)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here