Bejat! Bapak Enam Anak Hamili ABG

336

MAGETAN – Sentot Bagus Mulya sudah gelap mata. Pria 62 tahun asal wilayah Kecamatan Karangrejo, Magetan, itu tega mencabuli Bunga (nama samaran), salah seorang tetangganya, hingga berbadan dua. Usia kandungan remaja 15 tahun itu sudah tujuh bulan. ’’Perbuatan cabulnya sudah dilakukan setahun terakhir,’’ kata Kasat Reskrim Polres Magetan AKP Sukatni.

Aksi bejat bapak enam anak itu terungkap saat orang tua Bunga curiga dengan perubahan fisik anaknya. Perutnya semakin membuncit selayaknya ibu hamil. Sepulang sekolah, Bunga langsung diinterogasi bapaknya. Bak disambar petir di siang bolong, orang tuanya kaget. Pengakuannya, sejak Februari 2018 harus melayani nafsu bejat Sentot. Nama itu tidak asing karena juga tetangga di lingkungan rumah. ’’Berbekal pengakuan itu, orang tuanya melapor ke Unit PPA Polres Magetan,’’ ujarnya.

Laporan itu langsung ditindaklanjuti. Sentot ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan. Kepada penyidik, Sentot mengakui ulahnya hingga menyebabkan bunga hamil. Pengakuan Sentot di hadapan awak media, aksi itu dilakukan kali pertama pada Februari 2018.  Saat itu, Sentot mengetahui bahwa Bunga baru saja jatuh. Kakinya terkilir. Sentot menawarkan diri untuk memijat. Namun, itu hanyalah akal bulusnya untuk mengajak Bunga ke rumah. ’’Saya melakukannya di rumah, anak tidak di rumah dan istri berada di luar kota,’’ kata Sentot.

Dia mengaku memang tergoda dengan Bunga. Pucuk dicinta ulam pun tiba, Bunga menurut saja saat dibawa ke rumah Sentot. Waktu itu, dia awalnya hanya memijat. Lantaran tak kuasa menahan berahi, Sentot merayu Bunga untuk diajak berhubungan intim. Ajakan itu sempat ditolak. Namun, akhirnya Bunga tak kuasa lantaran terus dipaksa tersangka. Korban juga merasa takut dengan ancaman Sentot. ’’Saya terus merayu dan memaksa,’’ ujar Sentot.

Sentot masih belum puas menodai Bunga. Dia selalu mengambil kesempatan untuk mendekati tetangganya itu. Selanjutnya memaksa untuk melayani nafsunya. Pengakuan ke penyidik, Sentot enam kali menyetubuhi korban. Kali terakhir dilakukan ketika Bunga sudah hamil. Tepatnya 31 Desember 2018. ’’Saya tahu kalau hamil,’’ tutur Sentot.

Atas perbuatan bejatnya, predator anak di bawah umur itu bakal dijerat pasal 81 UU RI 17/2016 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukumannya minimal lima tahun dan maksimal 15 tahun. Ulah Sentot juga membuat rusaknya masa depan Bunga yang masih ABG itu. (mgc/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here