Begini Kronologi Bus Sumber Selamat Terguling di Ring Road

736

MADIUN – Jantung Agus Ahmad Toib, kernet bus Sumber Selamat (SS), berdegup kencang mengingat kejadian yang baru dialaminya. Sembari menanti kedua rekannya yang terbaring lemah di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Kota Madiun dengan waswas. ’’Masih syok karena bus terguling,’’ kata Agus, kernet bus berpelat W 7036 UZ itu.

Nasib Agus  lebih beruntung dibandingkan dua rekannya: Herni (sopir) dan Aziz (kondektur). Pasalnya, sesaat setelah kejadian dirinya hanya terjatuh di dalam bus. Pun, dialah yang pertama keluar dari bus. Sementara kedua rekannya terjebak. Sopir terjepit kemudi, sementara kondektur berada tak jauh dari sopir. ’’Sopir mengalami patah tangan sebelah kanan, juga kaki. Kalau kondektur luka luar, sobek di lutut dan pelipisnya,’’ ujar warga Nganjuk tersebut.

Kejadian bermula ketika bus berpenumpang 16 orang  itu melaju dari arah Solo menuju Madiun. Setelah melintasi flyover, persisnya di kawasan ring road barat, Ngegong, Manguharjo, setelah melintasi pos pantau traffic accident center (ATC), muncul pengendara sepeda motor yang berboncengan langsung nyelonong menyeberangi jalan di jalur tersebut. Sontak membuat sopir bus terkejut dan berusaha menghindari motor sampai keluar melintasi median jalan dan kemudian oleng ke kanan.‘’Menghindari sepeda, bus nggak nyampek, melintas keluar dari batas jalan,’’ terang Agus.

Pasca kejadian, pengendara motor sempat berhenti dan menoleh ke arah belakang. Menengok kondisi bus yang sudah oleng. Tak lama berselang, pengendara motor menggeber motornya meninggalkan bus. ‘’Masih muda mereka, saya nggak hafal pelat nomornya,’’  tuturnya.

Usai bus nyungsep, 15 penumpang berhamburan keluar melalui pintu darurat. Belasan penumpang tersebut hendak turun di terminal Madiun, Nganjuk, dan Surabaya. Agus pun sempat menilik kondisi penumpang. ’’Yang luka-luka nggak banyak,’’ ucapnya.

Kanit Laka Polres Madiun Kota Iptu Tri Wiyono menambahkan, peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar  pukul 18.54. Akibat kejadian itu, tiga kru bus SS dibawa ke RSUD Kota Madiun. Sementara tiga penumpang yang luka ringan dibawa ke RSUD dr Soedono. ’’Jadi total ada enam orang yang dibawa ke rumah sakit,’’  katanya.

Penyebab kecelakaan diduga karena sopir kurang konsentrasi hingga hilang kendali. Akibatnya bus menabrak median jalan dan tiang lampu penerangan jalan umum (PJU). Dia memperkirakan bus melaju kencang di atas 60 kilometer per jam. ’’Penumpang yang tidak terluka dipindahkan ke bus yang ada di belakangnya,’’ terangnya.

Kejadian tersebut membuat  kemacetan lalu lintas di jalur tersebut. Sebab, posisi bus melintang sehingga menutup akses jalan. Tak lama berselang, datang truk derek mengevakuasi bus. ’’Jalan dialihkan arus sembari menunggu derek,’’ pungkasnya.  (mg2/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here