Ngawi

Begini Komentar BBPJN soal Jalur Ngawi-Caruban Banyak Lubang

NGAWI – Pihak Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) VIII Surabaya mengklaim sudah melakukan pemeliharaan rutin jalan nasional di wilayah Ngawi setiap hari. Namun, sejauh ini sekadar dalam bentuk penambalan lubang di sejumlah titik jalan. ‘’Bisa dicek di lapangan, setiap ada yang rusak pasti kami perbaiki,’’ kata pengawas lapangan PPK 15 BBPJN VIII Surabaya Dwi Joko Susanto.

Joko tak menampik hujan yang kerap mengguyur seperti sekarang berpotensi menimbulkan kerusakan jalan. Apalagi, sebagian ruas jalan nasional di Ngawi sudah berusia cukup uzur. ‘’Tapi kami concern, perbaikan jalan segera dilakukan setelah ada laporan masuk,’’ tegasnya.

Dia menambahkan, BBJPN kini juga sudah memiliki penilik jalan. Setiap hari mereka wajib memberikan laporan mengenai kondisi jalan di wilayah tugas masing-masing. Terkait masih adanya jalan berlubang yang belum diperbaiki, Joko berdalih karena penanganan dilakukan bertahap.

Joko menyebut, saat ini ada tiga tim yang diterjunkan untuk memperbaiki ruas jalan nasional di Ngawi. Masing-masing meng-cover jalur Ngawi-Caruban, Ngawi-Maospati, dan Ngawi-Mantingan. ‘’Tiap hari ke lapangan, kecuali jika turun hujan deras,’’ ujarnya.

Bagaimana dengan kerusakan jalan dampak kendaraan bermuatan berat? Adakah rencana mengalihkannya ke jalur tol? Joko mengatakan, opsi tersebut perlu dibahas lintasinstansi. ‘’Kami perlu koordinasi dengan beberapa pihak. Kalau dari Bina Marga saja tidak bisa,’’ sebutnya.

Dia menambahkan, panjang ruas jalan nasional yang ditangani PPK 15 BBPJN VIII Surabaya saat ini sekitar 120 kilometer. Termasuk di wilayah Ngawi, Madiun, dan Ponorogo. (tif/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close