PolitikPonorogo

Bayaran Seret, Selektif Terima Order Peserta Pemilu

TAK semua orang ikut merasakan gemerlap pesta demokrasi lima tahunan. Pebisnis konveksi salah satunya. Dari pemilu ke pemilu, bisnis tersebut selalu panen pesanan. Namun, bisnis mereka tidak terpengaruh Pemilu 2019 ini. Sebab, terjadi pergeseran ‘’strategi marketing’’ para peserta pemilu. Kaus partai politik tak lagi banyak dibagikan. ‘’Sekarang sudah tidak seramai dulu. Pengusaha konveksi juga lebih selektif,’’ sebut Yatkun, pengusaha konveksi asal Glinggang, Sampung, Ponorogo.

Yatkun merintis usaha konveksi sejak 2017. Namun, dia sudah menggeluti dunia konveksi sejak 20 tahun terakhir. Yatkun paham betul pemilu adalah momen panen bagi pelaku usaha konveksi. Yatkun juga sempat kepincut pada awal merintis usahanya. Terbaru pada gelaran pemilu kali ini, Yatkun sempat mendapat tawaran mencetak satu juta potong kaus. Tapi, Yatkun menolak. ‘’Setelah kami itung, sulit laba. Belum termasuk risikonya,’’ ujarnya.

Ya, ternyata bisnis konveksi bersandar pada risiko besar pada setiap pesta demokrasi. Yatkun menceritakan pengalaman buruk yang menjadi pelajaran baginya. Dulu, Yatkun sempat menangani pesanan ribuan potong kaus partai politik. Singkat cerita, sudah dicetak dan dibagikan. Namun, pembayarannya macet di tengah jalan.

‘’Jadi risiko ruginya memang besar. Kami mensyaratkan uang muka tinggi supaya mengurangi risiko itu’’ kata dia. ‘’Karena itu juga, sekarang pemilu tidak begitu berpengaruh terhadap usaha (konveksi). Banyak yang selektif,’’ imbuh Yatkun.

Arif Wibowo, pengusaha konveksi asal Kertosari, Babadan, Ponorogo, juga merasakan hal sama. Sudah beberapa tahun terakhir Arif tak menangani pesanan terkait pemilu. Dia lebih memilih menangani pesanan konveksi dari sekolah atau organisasi nonpolitik. Sebab, bayarannya juga lebih jelas. Pun, risikonya lebih kecil. ‘’Karena pemilu musiman. Jadi lebih baik mengandalkan pesanan dari yang lain. Jumlahnya juga tidak kalah banyak,’’ sebut Arif.

Meski tak lagi diminati peserta pemilu, Arif juga menilai laju usaha konveksi pada pemilu kali ini tak begitu ‘’goyang’’. Sebab, momentum pemilu berdekatan dengan momentum lain. Salah satunya penerimaan siswa baru. ‘’Momentumnya berdekatan. Jadi tidak terpengaruh meskipun sepi pesanan dari yang terkait dengan pemilu. Justru sama ramainya, bisa mencapai ratusan potong per bulan,’’ tukasnya. (naz/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close