PolitikPonorogo

Bawaslu Terus Melenggang Telisik Politik Uang

PONOROGO – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Ponorogo terus melenggang. Dua orang terkait dugaan politik uang (money politic) di Kecamatan Jambon diperiksa hari ini (18/4). Agar lanjutan penyelidikan atas operasi tangkap tangan (OTT) segepok uang Rp 66 juta lekas benderang. ‘’Pemanggilan besok (hari ini) mendasar rapat di sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu),’’ tegas Koordinator Divisi (Kordiv) Penindakan Bawaslu Ponorogo Marji Nurcahyo.

Sebenarnya, beber Marji, ada 15 orang yang ditemui saat OTT yang dilakukan pukul 21.00, Senin lalu (15/4). Namun, sementara ini pemanggilan cukup dialamatkan kepada pelaku dan saksi. Dari keduanya, diharapkan mendapat petunjuk kuat. ‘’Kami lihat dulu seperti apa keterangan dari yang bersangkutan,’’ lanjutnya.

Usai pemanggilan dua orang, Marji berjanji memanggil caleg yang bersangkutan. Jika keterangan yang diberikan mengarah kuat dugaan money politic. Diungkapkan sebelumnya, penggagalan serangan fajar itu mengarah pada caleg DPRD Kabupaten Dapil V, Caleg DPRD Provinsi, dan Caleg DPR RI. ‘’Seluruh barang bukti sudah kami amankan,’’ tegasnya.

Untuk kasus serupa di Jenangan, Bawaslu telah menyurati kembali lima orang untuk hadir di hari yang sama. Terdiri dari satu terlapor, satu pelapor, dan tiga saksi. Surat pemanggilan itu merupakan kali kedua. Mengklarifikasi temuan uang Rp 1,3 juta dan daftar nama penerima. ‘’Jika tetap mangkir, tentu ada tindakan lain,’’ tuturnya.

Penindakan tegas dua kasus serupa di dua tempat berbeda mendukung pemilu yang adil dan bersih. Publik menanti keseriusan tindaklanjut dugaan pelanggaran yang bisa mengarah pidana tersebut. ‘’Untuk perkembangan terbarunya akan kami informasikan,’’ ucapnya. (mg7/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close