Bawaslu-Satpol PP Turunkan Puluhan APK Melanggar Aturan

183
FOTO: HENGKY RISTANTO/RADAR MADIUN

MADIUN – Pemasangan alat peraga kampanye (APK) oleh sejumlah peserta Pemilu 2019 ternyata banyak yang tidak sesuai ketentuan. Rabu pagi (6/2), Bawaslu bersama Satpol PP Kota Madiun turun ke jalan menurunkan puluhan APK yang kedapatan melanggar aturan.

Puluhan APK tersebut tersebar di Kecamatan Manguharjo, Kartoharjo, dan Taman. ‘’Sebelumnya kami sudah surati parpol terkait keberadaan APK yang melanggar aturan,’’ kata Komisioner Bawaslu Kota Madiun Yakobus Wasit Supodo.

Pelanggaran yang disangkakan adalah pemasangan APK dengan cara diikat di pohon serta berada di dekat kantor pemerintahan dan lembaga pendidikan. Menurut dia, itu sudah melanggar ketentuan yang disusun bersama pemkot, Bawaslu, KPU, beserta parpol saat sosialisasi kampanye beberapa waktu lalu. ‘’Pemasangan APK itu melanggar perda,’’ ujarnya.

Diakuinya, sebenarnya aturan pemasangan APK sudah dibahas sebelum tahapan kampanye berjalan. Dari situ, disepakati APK tidak diperbolehkan dipasang di insitusi pemerintahan, pendidikan, tempat ibadah, fasilitas umum, dan fasilitas sosial (dipaku di pohon). Kenyataanya, tak sedikit APK yang dipasang di tempat yang mestinya steril itu. ‘’Terpaksa kami tertibkan. Tapi, peserta pemilu yang APK-nya diturunkan bisa mengambil kembali dan merekomendasikan agar APK dipasang sesuai aturan,’’ terang Yakobus. (her/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here