Bawaslu Ngawi Dalami Konten Tabloid Indonesia Barokah

169

NGAWI – Peredaran tabloid Indonesia Barokah ternyata juga merambah Ngawi. Jumat lalu (25/1) kantor pos setempat sengaja menahan pendistribusian tabloid yang kontennya diduga menyudutkan salah satu pasangan calon presiden (capres) tersebut ke sejumlah alamat yang tertulis.

Saat konfirmasi, Kepala Kantor Pos Ngawi Singgih Pramuda Trisnanto enggan memberikan komentar. Dia beralasan pihaknya tidak memiliki kewenangan terkait pemendingan tersebut. Melainkan kantor pos pusat. Namun, dia sempat menunjukkan beberapa karung berisi tabloid Indonesia Barokah yang belum terdistribusikan ke alamat yang dituju.

Informasi yang dihimpun Radar Ngawi, tabloid Indonesia Barokah itu masuk Bumi Orek-Orek pada Kamis lalu (24/1). Sebelum ada koordinasi dari bawaslu dan polisi, sebagian eksemplar telanjur dikirim ke alamat tujuan. Namun, kabarnya pihak yang dituju enggan menerimanya dan dikembalikan lagi ke kantor pos.

Ketua Bawaslu Ngawi Abjudin Widyas Nursanto mengungkapkan, pihaknya sudah mengecek ke kantor pos terkait peredaran tabloid Indonesia Barokah. Dia juga membenarkan bahwa sebagian eksemplar sudah beredar di sejumlah kecamatan. ‘’Kami masih akan dalami apakah isinya mengandung unsur pelanggaran atau tidak,’’ ujarnya.

Lantaran sudah menjadi isu nasional, pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan Bawaslu RI dan Dewan Pers selaku pihak yang dianggap berkompeten. ‘’Untuk memastikan bahwa isinya memang benar mengandung unsur pelanggaran. Kalau dugaan itu benar, pasti akan ada tindakan yang diambil bawaslu,’’ tegasnya. (tif/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here