Bawaslu Layangkan Surat Pemanggilan Kedua untuk Ratna Listy

200

MADIUN – Bawaslu melayangkan surat pemanggilan kedua kepada Ratna Listy siang ini. Ratna diharapkan bisa datang dan memberikan penjelasan terkait kegiatannya di Pasar Spoor dua hari lalu. ‘’Harapan kami, Ratna Listy sendiri yang bisa hadir,’’ ucap Ketua Bawaslu Kota Madiun Kokok Heru Purwoko, Minggu (20/1).

Dia menyatakan kegiatan Ratna Listy menggelar kampanye tanpa izin itu termasuk dalam kategori pelanggaran administrasi. Namun, Kokok memastikan sanksinya bukan sekadar teguran. Pihaknya bisa saja menjatuhkan sanksi tambahan berupa pengurangan jatah kampanye di Kota Madiun hingga satu bulan. ’’Tapi, lebih lanjutnya nanti kami lihat dari hasil klarifikasi,’’ terangnya.

Pihaknya sudah mengantongi sejumlah bukti terkait dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan Ratna Listy. Seperti foto dokumentasi kegiatan dan bahan kampanye yang disebarkan kepada warga. ’’Seandainya yang bersangkutan menganggap itu bukan merupakan bagian dari kegiatan kampanye, kami sudah punya bukti untuk menjawabnya. Karena unsur-unsur itu sudah masuk kampanye,’’ jelas Kokok.

Sementara itu, Ratna Listy mengaku memang belum bisa memenuhi panggilan pertama dari Bawaslu Kota Madiun terkait dugaan pelanggaran kampanye yang telah dilakukannya pada Sabtu lalu. Dia beralasan saat itu dirinya sedang dalam perjalanan menuju Surabaya. ’’Saya tidak bisa hadir. Karena mau kunjungan ke wilayah yang terkena bencana di Mojokerto,’’ katanya.

Dia berharap bisa memenuhi panggilan kedua Bawaslu Kota Madiun hari ini. Sekaligus ingin memberikan penjelasan terkait kegiatannya bertatap muka dengan warga di Pasar Spoor dua hari lalu. (her/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here