Ponorogo

Baru Saja Kembali dari Negara Terjangkit Korona, 62 Orang dalam Pemantauan

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Sebanyak 62 warga Bumi Reyog dalam pemantauan otoritas kesehatan setempat. Pasalnya, mereka dinyatakan berstatus orang sehat dalam risiko (ODR) lantaran baru saja kembali dari negara terjangkit Covid-19 atau korona. ‘’Pada dasarnya mereka sehat, tapi sesuai standar operasional yang berlaku harus dipantau,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo drg Rahayu Kusdarini Jumat (6/3).

Irin –sapaan Rahayu Kusdarini- memerinci, 62 orang yang saat ini dalam pantauan itu sebagian di antaranya merupakan pekerja migran yang baru pulang dari beberapa negara terjangkit seperti Korea Selatan, Singapura, Malaysia, Hongkong, dan Taiwan.

‘’Ada juga yang baru pulang umrah dari Arab Saudi,’’ ujarnya. ‘’Karena Arab Saudi dinyatakan sebagai negara terjangkit, maka yang pulang umrah pun masuk dalam pemantauan,’’ imbuh Irin.

Pemantauan terhadap puluhan ODR dilakukan dalam jangka waktu 14 hari sesuai masa inkubasi virus korona. Langkah itu dilakukan sesuai instruksi pemerintah provinsi maupun pusat. ‘’Khususnya yang baru pulang dari negara terjangkit,’’ tuturnya.

Irin menegaskan bahwa 62 warga yang kini dalam pemantauan itu dalam kondisi sehat. Meski begitu, mereka diimbau membatasi diri dari kontak dengan warga sekitar. ‘’Langkah pencegahan memang dilakukan dengan pengawasan berlapis,’’ ujarnya. ‘’Untuk rumah sakit terdekat yang ditunjuk menangani adalah RSUD dr Soedono, Madiun,’’ imbuhnya.

Irin meminta masyarakat tidak panik dengan isu korona kendati pemerintah telah mengonfirmasi ada dua warga yang terjangkit. Kunci menangkal virus tersebut, kata dia, dengan menjaga kesehatan tubuh. ‘’Kalau imunitas baik, peluang terjangkit semakin minim,’’ pungkasnya. (naz/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close