Banyak Anak Sekolah ke Pacitan

90

PACITAN – Jalan penghubung antardusun sejatinya telah disentuh perbaikan pada tahun lalu. Dana desa (DD) 2018 sebesar Rp 70 juta telah digunakan untuk melebarkan jalan 1,5 meter menjadi 2,5 meter. Pembangunannya masih berlanjut di tahun ini dengan mengandalkan posting sumber anggaran sama. ‘’Banyak infrastruktur yang harus diperbaiki,’’ kata Kepala Desa Dayakan Saroni.

Pertimbangan jarak membuat kebanyakan anak dari Lingkungan Glundung, Dusun Watu Agung, pilih bersekolah ke Dusun Jajar, Desa Tumpuk, Kecamatan Bandar, Pacitan. Meskipun desa ini juga memiliki tiga lembaga pendidikan, minus jenjang sekolah menengah atas. ‘’Tingkat pendidikan warga rata-rata SD dan SMP. Ada dua-tiga yang (melanjutkan) SMA di Badegan,’’ ujarnya.

Saroni pun mengutarakan bahwa rata-rata kesejahteraan warga dusun itu masih jauh dari mapan. Mayoritasnya bertempat tinggal di rumah berdinding anyaman bambu (gedek). Hanya, beberapa yang sudah berdinding tembok. ‘’Itu pun bantuan dari bedah rumah,’’ ujarnya.

Saroni menegaskan, pekerjaan kini meningkatkan infrastruktur di Lingkungan Glundung, Dusun Watu Agung. Tanpa mengabaikan perbaikan infrastruktur di dusun lainnya. ‘’Memang sudah lama jika dalam keadaan urgen, warga yang membutuhkan perawatan medis harus ditandu. Terutama saat musim penghujan,’’ terangnya.

Pihaknya berharap wilayah yang memang berada di daerah perbatasan dengan Pacitan dan Jawa Tengah itu mendapat perhatian dari pemkab. Selain infrastruktur, juga pelayanan kesehatan, pendidikan, dan lain-lain. ‘’Semoga secara bertahap pembangunan dapat terselesaikan,’’ ucapnya. (mg7/c1/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here