Pacitan

Banjir dan Longsor di Pacitan Dampak Fenomena La Nina

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Bencana hidrometeorologi sempat memorak-porandakan Pacitan, Sabtu lalu (3/10). SMPN 1 Ngadirojo dan beberapa rumah warga di Desa Cokrokembang dilaporkan terendam air luapan Sungai Cerbon. Kemudian guyuran hujan memicu terjadinya longsor di Tulakan. Menyebabkan empat tiang listrik di Desa Jatigunung ambruk serta satu rumah warga di Desa Kluwih tertimbun material longsor.

Kepala Pelaksana BPBD Pacitan Didik Alih Wibowo memastikan situasi itu sudah bisa ditangani. Sampai dengan Minggu (4/10) pihaknya dibantu warga, bersama-sama membersihkan material longsor dan banjir. ‘’Hujan mengguyur hampir 84 persen wilayah Pacitan. Dampak terparah (bencana hidrometeorologi) terjadi di Tulakan dan Ngadirojo,’’ katanya.

Pemkab hingga kini tetap memantau situasi di wilayah terdampak bencana. Termasuk menyalurkan bantuan logistik kepada warga yang rumahnya rusak diterjang longsor. ‘’Penanganan longsor di Jalan Raya Pacitan-Lorok sudah ditangani oleh BBPJN (Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional, Red). Begitu pula tiang listrik yang ambruk telah ditangani pihak PLN,’’ ungkap Didik.

Saat ini, lanjutnya, Pacitan dan beberapa daerah lain di Jatim sedang mengalami anomali cuaca. Disebabkan meningkatnya suhu permukaan laut akibat La Nina yang berpotensi memicu terjadinya bencana banjir dan tanah longsor. (mg2/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close
               
         
close