Magetan

Bangli PPU Maospati Makin Menjadi-jadi

Bebas Jual-Beli Aset Negara

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Bangunan liar (bangli) di sebelah timur Pasar Produk Unggulan (PPU) Maospati semakin menjadi-jadi. Tidak hanya untuk berdagang, tapi juga untuk tempat tinggal. Para pemiliknya mengaku membeli tanah tersebut dari Kharis, salah seorang warga Magetan. ‘’Saya beli sejak 2002,’’ kata Zaenuri, salah seorang pemilik, Rabu (12/8).

Saat ini, warga Magetan itu sedang membangun tempat usaha di atas tanah berukuran 6×4 meter. Dia membeli tanah tersebut Rp 30 juta. ‘’Tapi, sampai saat ini tidak ada sertifikatnya,’’ ujarnya.

Zaenuri hanya bisa pasrah. Tak hanya dia, tanah yang di atasnya berdiri deretan bangli itu dari satu orang yang sama. Mereka tidak tahu-menahu riwayat tanah tersebut. ‘’Kami butuh tempat usaha, jadi mau membeli,’’ ungkapnya.

Mereka sudah mendesak Kharis untuk mengurus kejelasan status tanahnya. Pun sudah menanyakan ke Pemerintah Desa Malang, Maospati. Namun, hingga kini tidak ada kejelasan. Lantaran lelah mengurus, dia memutuskan membangun. ‘’Daripada untuk tempat sampah, lebih baik saya buat bangunan,’’ tuturnya.

Pemkab Magetan pun menelusuri kepemilikan dan izin mendirikan bangunan (IMB). Pasalnya, tanah tersebut merupakan aset negara bebas (eigendom). ‘’Sesuai visi Bupati Suprawoto, kawasan ini bakal dijadikan lahan terbuka hijau,’’ kata Kasi Penegakan Perundang-undangan Satpol PP dan Damkar Magetan Fery Yoga Saputra.

Namun, upaya mengonfirmasi oknum yang memperjualbelikan aset negara itu belum menemukan titik terang. Sehingga, perlu penelusuran lebih mendalam. Apalagi 13 bangli tersebut sudah difungsikan untuk kegiatan ekonomi dan tempat tinggal. Bahkan, untuk jalan masuk penginapan. ‘’Ada beberapa nama yang muncul, kami akan dalami,’’ janjinya.

Pun ada bangunan yang menyimpan minuman keras (miras). Pihaknya akan mendalami kegunaannya melanggar perda atau tidak. ‘’Kami akan selidiki,’’ tegasnya. (fat/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close