Bamag Kota Madiun Kecam Aksi 21-22 Mei di Jakarta

31

MADIUN – Badan Musyawarah antar Gereja (Bamag) Kota Madiun mengutuk keras aksi massa pada 21-22 Mei di Jakarta, yang diwarnai kerusuhan. Bamag juga menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat, agar taat kepada pemerintah yang terpilih.

Aksi menolak hingga menciptakan sebuah kerusuhan bukan merupakan ajaran agama manapun. “Penolakan dengan cara diluar aturan hukum, apalagi sampai menciptakan kerusuhan, sungguh merupakan perbuatan keji dan tidak dibenarkan oleh agama,” kata ketua Bamag Kota Madiun Edwin Susanto.

Dia menegaskan, keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harus tetap dijaga oleh seluruh warga negara. Siapapun yang memiliki niat untuk meruntuhkan kedaulatan negara, wajib untuk dilawan. “Kami mengecam keras aksi massa pada 21-22 Mei lalu hingga menimbulkan kerusuhan yang terjadi di Jakarta. Pelanggar hukum harus ditindak tegas,” kecam Edwin.

Dikatakan juga, Bamag bersama para tokoh masyarakat senantiasa akan mendukung pemerintahan terpilih yang sudah ditetapkan oleh KPU. Dan tentunya mengajak semua elemen untuk tetap menjaga situasi aman dan kondusif pasca pemilu. “Kami juga minta warga agar tidak mudah terpancing isu-isu prokatif yang bisa memecah belah kita,” terangnya. (her/adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here