Balai Bahasa Jawa Timur Gelar Sosialisasi di Pacitan

654
DISKUSI: Kepala BBJT Mustakim (tengah) dalam sesi tanya jawab dengan ratusan peserta sosialisasi di aula STKIP PGRI Pacitan Senin (9/9).

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Penamaan media luar ruang tidak boleh asal-asalan. Senin (9/9), Balai Bahasa Jawa Timur (BBJT) menggelar sosialisasi penggunaan bahasa Indonesia terhadap media itu di aula STKIP PGRI Pacitan. ‘’Penamaan gedung, bangunan, papan petunjuk, dan tempat usaha lainnya wajib mengutamakan bahasa Indonesia,’’ kata Kepala BBJT Mustakim.

Kepada peserta sosialisasi yang mencapai 100 orang, Mustakim tidak mengharamkan penggunaan bahasa asing. Sebab, kabupaten ini punya banyak objek wisata yang menjadi jujukan wisatawan mancanegara. Kendati demikian, dia meminta bahasa Indonesia diutamakan dengan bahasa asing sebagai pelengkap. Harapannya mencegah munculnya tren penamaan sejumlah fasilitas publik di lokasi wisata menggunakan bahasa asing. ‘’Dinas perizinan bisa menambahkan klausa penggunaan bahasa Indonesia dalam penamaan jenis usaha,’’ ujarnya.

Sekda Pacitan Suko Wiyono mengatakan, tenaga pendidik bisa membantu mewujudkan program BBJT lewat kegiatan belajar-mengajar (KBM). Dinas perizinan diminta mengakomodasi saran lembaga itu. ‘’Menambahkan syarat penggunaan bahasa Indonesia dalam memaparkan iklan atau lainnya,’’ tuturnya.

Sementara, Widiono Ahmad Fajri, salah seorang peserta, berharap kegiatan serupa sering digelar. Lokasinya masuk hingga daerah wisata. Sebab, banyak bahasa asing yang tercantum pada fasilitas publik. Hingga membuat warga sekitar sulit memahami. ‘’Sosialisasi lembaga pendidikan juga harus gencar,’’ pintanya. (odi/c1/cor/adv/bar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here