Madiun

Bakorwil I Madiun Tes Usap Seluruh Pegawai

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Badan Koordinator Wilayah (Bakorwil) I Madiun sigap mereaksi dua pegawainya yang dinyatakan reaktif. Sebanyak 85 aparatur sipil negara (ASN) yang berkantor di lembaga kepanjangan Pemprov Jatim itu menjalani swab test secara bertahap di RSUD dr Soedono Madiun.

Direktur RSUD dr Soedono Madiun dr Bangun Trapwila Purwaka mengatakan, semula bakorwil mengirimkan permintaan rapid test antibody untuk seluruh pegawainya. Kemudian, permintaan itu ditingkatkan menjadi swab test. Sebab, ingin mendapatkan hasil lebih akurat dari kemungkinan terpapar Covid-19. ‘’Kami tes sesuai permintaan,’’ kata Bangun.

Tes usap dilaksanakan dua tahap. Pertama, diperuntukkan 45 ASN pada Jumat (9/10). Kedua, 40 ASN menjalani tes Senin (12/10). Seluruh spesimen langsung dikirimkan ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya. ‘’BBLK hanya melayani pengiriman spesimen Senin dan Kamis,’’ sebutnya.

Bangun memperkirakan hasil swab test keluar selambatnya 3-4 hari mendatang. Sembari menunggu hasil, seluruh ASN diminta isolasi mandiri. Dia belum dapat memastikan apakah seluruhnya merupakan hasil tracing atau tes berkala. ‘’Kita belum tahu apakah ini tracing. Toh, dua ASN yang reaktif pun masih belum terkonfirmasi positif,’’ ujarnya.

Tentunya, dua ASN reaktif telah menjalani swab test. Sehingga dapat dilakukan tracing jika nanti terkonfirmasi positif. ‘’Kita serahkan sepenuhnya kepada Bakorwil. Begitu diminta swab test, langsung kami layani,’’ tegasnya.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Madiun, dua ASN itu terdeteksi reaktif saat rapid test sebagai syarat mengikuti rapat Pemprov Jatim di Kediri, Rabu (7/10). Akhirnya, kedua utusan Bakorwil Madiun itu tidak diizinkan mengikuti rapat dan kembali ke Madiun untuk isolasi mandiri. Bakorwil langsung melakukan sederet langkah antisipasi. Swab test telah dilakukan bagi ASN, pekerja honorer, hingga petugas sekuriti. Saat ini pun telah diberlakukan work from home (WfH). ‘’Covid-19 masih mengintai. Kami imbau seluruh lapisan masyarakat tetap waspada dan mematuhi protokol kesehatan,’’ tuturnya. (kid/c1/fin)

Lockdown, Cabdindik Pindah Ngawi

KANTOR Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Madiun adem panas. Setelah mendapati seluruh pegawai Badan Koordinator Wilayah (Bakorwil) I Madiun menjalani swab test hingga kemarin.

Kepala Kantor Cabdindik Madiun Supardi masih intens berkoordinasi dengan lingkungan kantor pemprov yang diindukinya itu. Mengingat, beberapa hari terakhir pelayanan di kantornya justru ramai. Lantaran masih ada pendaftaran calon kepala sekolah dari Kota/Kabupaten Madiun dan Ngawi. ‘’Terakhir pendaftarannya besok (hari ini, Red),’’ ujarnya.

Supardi bakal lebih memperketat protokol kesehatan dalam setiap pelayanan. Pun, seluruh pegawai yang berkantor di cabdindik telah menjalani rapid test. ‘’Kami juga koordinasi dengan Bakorwil I Madiun,’’ imbuhnya.

Cabdindik turut harap-harap cemas dengan hasil swab test masal di RSUD dr Soedono Madiun. Jika lingkungan Bakorwil I Madiun terpaksa di-lockdown, cabdindik bersiap memindahkan pelayanan kantornya ke wilayah kerja lain. ‘’Pilihannya memusatkan pelayanan di Ngawi,’’ pungkasnya. (mg3/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close