Bahayakan Warga, Sarang Tawon Ndas Dievakuasi

60

NGAWI – Sukarti, 50, warga Dusun/Desa/Kecamatan Gerih beserta tetangga sekitar kini bisa lebih tenang. Sarang tawon ndas berdiameter 50 sentimeter di rumahnya berhasil dievakuasi. ‘’Ada sejak lima bulan lalu. Awalnya kecil itu (sarang, Red), lama-lama jadi besar,’’ kata Sukarti, Senin (15/4).

Ya, kemarin petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ngawi bersama tim SAR Sikatan dan relawan Ranger mengevakuasi sarang tawon ndas itu. Selanjutnya, serangga bernama latin Vespa Affinis tersebut bakal dilepas ke alam liar.

Sarang tawon ndas itu berada di atap belakang-luar rumah Sukarti. Keberadaannya membuat perempuan tersebut dan tetangganya khawatir kena sengat. Sebab, tak jarang lebah-lebah predator itu masuk rumah. Tak ingin ambil risiko, warga akhirnya melaporkannya ke pemerintah desa setempat agar segera dievakuasi. ‘’Jadi tenang sekarang,’’ ujarnya.

Proses evakuasi sarang tawon berlangsung sekitar satu jam. Dua personel memakai peranti keamanan komplet naik membungkus sarang lebah dengan karung. Sebelumnya, petugas lain menyemprotkan air ke sarang itu. ‘’Semprotan itu bertujuan membuat sayap lebah basah,’’ jelas petugas SAR Sikatan Endik Susanto.

Endik mengatakan, dalam sarang tersebut terdapat ribuan ekor lebah. Pun, sengatannya bisa berakibat fatal. Meski begitu, pihaknya pantang membinasakan gerombolan serangga itu. ‘’Ada aturan yang melarang membunuh hewan seperti ini,’’ pungkas Endi. (den/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here