Pacitan

Bahan Pokok Turun Harga, tapi Tetap Mahal

PACITAN – Memasuki Ramadan harga sebagian bahan pokok tidak menentu. Di Pasar Arjowinangun Pacitan misalnya, harga beberapa komoditas seperti bawang putih, cabai serta bumbu dapur lain sekan enggan turun. Bawang kating dari biasanya Rp 25 per kilogram tembus Rp 60 ribu. ‘’Kira-kira 10 hari ini mulai naik,’’ kata Mulyati, salah seorang pedagang setempat, Jum’at (10/5).

Bawang putih tak mau ketinggalan. Dari Rp 17 ribu per kilogram melonjak jadi Rp 45 ribu. Meski masih mahal, menurut Mulyati, sudah turun dari sebelumnya Rp 55 ribu. Sedangkan bawang merah turun dari pekan lalu Rp 40 ribu jadi Rp 25 ribu per kilogram. ‘’Tapi masih mahal, biasanya Rp 15 ribu,’’ tambah warga Arjowinangun itu.

Ada beberapa komoditas yang turun harga. Telur salah satunya, kemarin (10/5) Rp 23 ribu per kilogram  atau turun Rp 1.000. Pun  beras medium dari Rp 10 ribu per kilo jadi Rp 9.000. Itu juga diikuti cabai rawit dan hijau. ‘’Beberapa ada yang turun, tapi tetap di atas normal,’’ ungkapnya.

Kenaikan harga, sebut dia, lantaran banyaknya permintaan pada awal Ramadan. Seperti tahun-tahun sebelumnya, harga bakal berubah saat mendekati Lebaran. Pasalnya, pada Idul Fitri toko dan pasar tutup. Sehingga konsumen menyetok barang. ‘’Nanti sepekan setelah lebaran harga akan kembali normal. Itu kalau tak ada operasi pasar (OP) atau tambahan panen dari petani,’’ bebernya.

Sunarti, salah seorang konsumen, harus memangkas pembelian menyesuaikan kebutuhan. Meski, hafal momen kenaikan harga saban tahun, kali ini dia memilih menanam cabai sendiri di pekarangan rumahnya. Sehingga, tak perlu beli lagi. ‘’Lumayanlah untuk berhemat,’’ tuturnya. (gen/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close