Babadan Mencekam! Monyet Liar Ganggu Warga dan Rusak Pekarangan

140

PONOROGO – Warga Babadan diresahkan hadirnya monyet liar. Semula, satu ekor yang berkeliaran di desa itu pada puasa lalu. Kini, yang terpantau warga sudah bertambah empat ekor. Tak ada yang tahu dari mana kawanan mamalia itu. Dimungkinkan habitat asalnya di hutan dan pegunungan mulai kekeringan.

Biasanya, monyet liar menampakkan diri saat pagi dan sore. Paling sering, nangkring di atas atap masjid di Dusun Karangtalok. Tak jarang sampai turun mengejar anak-anak yang melintas. ‘’Saya kira, setelah puasa itu tak ada lagi. Ternyata sekarang bertambah,’’ kata Edi Wiyanto, 37, warga setempat.

Ramadan lalu, Edi pertama kali melihat saat hendak mengambil pasir di belakang rumahnya. Pria 37 tahun itu terkejut bukan kepalang mendapati monyet nangkring di atas pohon mahoni. ‘’Spontan saya lari karena ketakutan. Tapi balik lagi, saya rekam,’’ ujarnya.

Edi menyebut, monyet liar itu juga merusak tanaman berupa jagung dan ketela. Warga pun berupaya membuat jebakan di depan masjid. Sekaligus melaporkannya kepada pihak berwajib. ‘’Biar kampung kami tak diganggu lagi,’’ tuturnya.

Selasa (9/7) petugas gabungan dari satpol PP dan TRC BPBD mendatangi lokasi. Sempat mendapati monyet di belakang masjid. Saat hendak ditangkap, monyet berukuran besar itu berlari dengan gesitnya menuju arah barat ke rerimbun bambu di kompleks pemakaman. Hingga siang, petugas menyerah lantaran monyet yang hendak diburu tak kelihatan batang hidungnya lagi. Petugas bakal kembali mendatangi lokasi saat jam-jam kemunculannya. ‘’Awalnya satu ekor ketika puasa, sekarang sudah empat. Tempatnya berbeda-beda,’’ kata Sekdes Babadan Farid Ardianto.

Menurut Farid, kemunculan monyet liar terbilang baru di kampungnya. Sejauh ini pun, penjebakan yang dilakukan belum membuahkan hasil. ‘’Mungkin sengaja turun dari gunung untuk mencari makan. Akhirnya menyasar daun mahoni, jagung, dan ketela di pekarangan warga,’’ ujarnya.

Diakui Farid, berkeliarannya monyet beberapa bulan terakhir cukup mengganggu ketenangan warga. Warga pun waswas saat hendak keluar rumah pada malam hari. ‘’Semoga lekas tertangkap,’’ harapnya. (mg7/c1/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here