Ayo Start Wadahi Anak Muda Rintis Bisnis

48
START UP: Member Ayo Start Up bersama Wawali Inda Raya saat pertemuan bulanan.

Membangun bisnis tidak semudah membalikkan telapak tangan. Bahkan, untuk sekadar mengawalinya terkadang diliputi keraguan. Ayo start menjawab kegelisahan anak-anak muda Kota Madiun yang berniat merintis usaha.

============

NUR WACHID, Madiun, Jawa Pos Radar Madiun

BASE CAMP Ayo Start di Jalan Cokroaminoto sore itu tampak ramai. Sejumlah anak muda tengah asyik menyimak pemaparan Wakil Wali (Wawali) Kota Madiun Inda Raya tentang isu perempuan. Berbagai pertanyaan seputar seberapa besar peluang perempuan dalam membuka usaha di era digitalisasi mengemuka.

Pada sesi berikutnya, pembicaraan meluas hingga ke andil perempuan dalam kepemimpinan. ‘’Untuk bulan ini kami hadirkan pembicara Bu Wawali (Inda Raya).  Membahas tentang isu perempuan dan kepemimpinan,’’ kata Timoti Andre Roberto, ketua lembaga Ayo Start.

Ayo Start berdiri dua tahun lalu untuk mewadahi para start up di Kota Madiun. Pendiriannya dilatarbelakangi berbagai masalah yang dihadapi para pengusaha muda setempat. Mulai tantangan penjualan konvensional, cara memulai bisnis, hingga usaha yang stagnan. ‘’Tidak terbatas umur untuk bergabung bersama kami,’’ ujarnya.

Ada tujuh mentor dalam Ayo Start yang siap mendampingi para member. Pendampingan dilakukan mulai dari nol. Anggota diarahkan menggeluti bisnis sesuai bidang yang diminati. Termasuk pendampingan dalam strategi pemasaran. Mulai digital branding, rebranding logo, upgrade product and packaging, digital and social media srategy, hingga building business plan.

Para mentor juga bakal menanamkan mindset yang benar tentang entrepreneurship. ‘’Harus dipahami bahwa bisnis sejatinya merupakan jalan penting membangun perekonomian. Awalnya pasti berat. Memang tidak ada yang ringan selain memulainya,’’ ucap pria kelahiran 1983 itu.

Saat ini Ayo Start memiliki 80-an member dari berbagai kalangan. Mulai pelajar, mahasiswa, pegawai kantoran, hingga ibu rumah tangga. Pun, mayoritas sudah berhasil membesarkan bisnisnya. Bahkan beberapa di antaranya telah merambah pasar internasional. ‘’Kami sudah terdaftar di dinas pendidikan dan dinas tenaga kerja,’’ ungkapnya. ***(isd/c1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here