Magetan

Awasi Aktivitas Bisnis Bernyanyi, THM Belum Boleh Buka di Masa Transisi

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Korps penegak perda pasang kuda-kuda menghadapi kemungkinan tempat hiburan malam (THM) yang nekat beroperasi. Bisnis bernyanyi itu bukan termasuk bagian penormalan kembali sektor pariwisata dan perdagangan oleh Pemkab Magetan.  ‘’Kami patroli menyisir THM di wilayah kota, Maospati, dan Sarangan,’’ kata Kepala Satpol PP dan Damkar Magetan Chanif Tri Wahyudi.

Chanif mengungkapkan, anak buahnya mulai melakukan pengintaian akhir pekan lalu. Hasilnya tidak ada tanda-tanda aktivitas berdendang. Seperti kehadiran pengunjung dan keberadaan pemandu lagu. ‘’Di beberapa tempat, hanya ada satu-dua karyawan yang melakukan penjagaan,’’ ujarnya.

Dia menegaskan, izin THM yang nekat beroperasi di masa transisi era normal baru bisa dicabut. Instruksi Bupati Suprawoto tidak boleh disepelekan. Pasalnya, dampak ketidakpatuhan itu bisa meluas e mana-mana. ‘’Kami harap seluruh pengusaha memahami,’’ ucapnya.

Satpol PP menggandeng perangkat pemerintah desa dan kecamatan untuk pemantauan. Langkah itu menimbang keterbatasan personel dan jarak lokasi THM. ‘’Sejauh ini belum ada laporan pelanggaran,’’ kata Chanif. (fat/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close