Madiun

Awas! Serobot Jalur Sepeda Siap-Siap Diderek

MADIUN – Awas! Parkir sembarangan di jalur sepeda bakal langsung disemprit. Dinas perhubungan bakal lebih dulu melakukan sosialisasi. Berikutnya penindakan tahap ringan sampai berat. Mulai penggembosan, penggembokan, sampai diderek. ’’Itu (lajur sepeda, Red) dikira tempat parkir. Nyaman banget, pas untuk mobil (lebar lajur, Red). Ya nanti diderek aja!’’ kata Kepala Dishub Kota Madiun Ansar Rasidi Minggu (21/7).

Sanksi tegas terkait parkir liar dituangkan dalam Perda Kota Madiun Nomor 37/2018 tentang Penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Sanksi yang ditegakkan mulai penggembosan roda dengan denda Rp 100 ribu sampai penderekan plus denda sebesar Rp 250 ribu. ’’Titik pantau (larangan parkir, Red) akan diperluas di Jalan dr Soetomo, Jalan Bali, Jalan Diponegoro, dan Jalan Kutai. Minimal itu dulu lah,’’ ujarnya.

Ansar mengatakan, sampai saat ini lajur sepeda masih tahap pengecatan. Jika semua proses rampung, pihaknya bakal segera melakukan sosialisasi ke masyarakat. Juga melayangkan surat ke seluruh kepala SD-SMP-SMA. Pun, dishub bakal menggiatkan sosialisasi dengan menggandeng forum pelajar keselamatan jalan bentukan dishub. ’’Nunggu pengecatan selesai, kalau sudah selesai ditata akan kami sosialisasikan,’’ terangnya.

Ansar menegaskan kembali lajur sepeda dibuat untuk memberikan perlindungan kendaraan yang paling kecil. Juga mencegah kecelakaan dari kalangan pelajar yang belum mengantongi surat izin mengemudi (SIM) agar bisa kembali bersepeda. Apalagi, Wali Kota Madiun Maidi juga menaruh perhatian besar terhadap upaya keselamatan anak-anak di jalan raya. ‘’Pak Wali (Maidi, Red) mengatakan, itu tolong Pak Ansar untuk ruas jalan sepeda ditambah, kalau bisa di seluruh kota ada,’’ tuturnya.

Hanya, kondisi ruas jalan di Kota Madiun tidak semuanya dapat dibagi dengan jalur sepeda. Selain ruas jalan ada yang sempit. Namun, jalur sepeda dimungkinkan dibuat di jalanan dekat sekolah. Hanya, lagi-lagi tantangannya adalah penertiban parkir liar di jalur sepeda. ’’Parkir liar itu yang jadi tantangan ke depan setelah jalur sepeda 100 persen jadi dan sudah disosialisasikan,’’ pungkasnya. (dil/c1/ota)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close