Awas, Cuaca Buruk sampai Kamis

110

PACITAN – Awas, cuaca buruk diprediksi bakal terus terjadi di wilayah Kabupaten Pacitan hingga beberapa hari ke depan. Itu tak lepas dari adanya Madden-Julian Oscillation (MJO) atau bibit siklon yang tumbuh dan berkembang di atas Samudra Indonesia sejak beberapa hari lalu. Setidaknya terdapat dua bibit siklon yang terpantau satelit Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Untuk itu, Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan Pujono berharap warga waspada. Terlebih, perkiraan cuaca buruk berlaku hingga Kamis depan (14/3). Diprediksi, hujan intensitas sedang hingga lebat bakal terjadi akibat pusaran masa udara tersebut. ‘’Waktu pastinya kami tidak dapat menentukan. Tapi kami imbau tetap waspada,’’ katanya kemarin (11/3).

Meski begitu, Pujono memastikan lokasi pusaran jauh dari pesisir Kabupaten Pacitan. Sehingga, diprediksi dampaknya tak akan separah akhir 2017 silam. Namun, secara keseluruhan seluruh pesisir selatan Jawa bakal merasakan dampaknya. ‘’Jadi bukan cuma Pacitan,’’ ujarnya.

Tak hanya peningkatan curah hujan, angin kencang juga diprediksi bakal terjadi. Pujono berharap nelayan sudi menunda pelayarannya demi keselamatan. Terlebih, ketinggian gelombang diperkirakan 2,5 hingga 4 meter. ‘’Jika angin kencang ditambah gelombang tinggi, kami tidak menganjurkan nalayan untuk berlayar,’’ pintanya.

Selain di wilayah dataran rendah, Pujono mengimbau warga yang tinggal di sekitar lereng bukit juga lebih waspada. Pasalnya, juga terjadi potensi longsor. Terlebih, saat hujan lebat dengan durasi lebih dari dua jam. Pasalnya, sejak hujan pekan lalu kondisi tanah di perbukitan jenuh akan air. ‘’Jika menemukan rekahan di bukit bisa ditutup dengan tanah liat,’’ jelasnya.

Terkait penanganan pascabencana lalu, pihaknya masih melakukan validasi korban terdampak. Sedangkan tanggul ambrol dan jembatan putus yang dilanda banjir lalu bakal diusulkan perbaikannya dengan lintas-OPD terkait. ‘’Sedang kami koordinasikan, termasuk pembangunan tanggul di desa Sirnoboyo,’’ pungkas Pujono. (mg6/c1/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here