Atlet Asian Games Nandra Eko Ikut Bersaing di Srambang KOM

134

NGAWI – Srambang KOM Challenge 2018 begitu menarik di mata atlet-atlet alumni Asian Games (AG) 2018. Tak hanya Findra Almira yang memastikan diri mengikuti event cycling terbesar di eks Karesidenan Madiun itu. Nandra Eko Wahyudi, atlet AG 2018 yang turun di nomor trek omnium dan team pursuit, juga memastikan akan ambil bagian di Srambang KOM Challenge 2018, Sabtu mendatang. ’’Sudah lama saya tidak bersepeda di trek menanjak,’’ kata Nandra, Rabu (10/10).

Di AG 2018, Nandra gagal mengulang prestasinya di trek omnium. Sebelumnya di SEA Games 2017, Nandra sukses meraih medali perunggu di nomor tersebut. Sementara, insiden terjatuhnya rekan tim Nandra membuat mereka juga gagal meraih prestasi maksimal di nomor team pursuit AG 2018. Meski demikian, keikutsertaan di pesta olahraga terbesar se-Asia itu telah menjadi pengalaman berharga baginya.

Sebab, Nandra masih tak menyangka, menekuni dunia balap sepeda membuat dia berkesempatan berkompetisi di level tertinggi. Lebih-lebih, demi mengharumkan nama merah putih. ’’Ini semua berkat almarhum pelatih saya di Probolinggo dulu,’’ ujarnya.

Menilik ke belakang, Nandra kecil awalnya menyukai sepeda BMX. Memasuki tahun terakhirnya di SMP, Nandra beralih ke mountain bike (MTB). Suatu ketika, Nandra bersepeda sendiri di jalanan Kota Probolinggo. Lantas, orang asing tiba-tiba mendekati dan mengajak bersepeda bersama. Orang itu mengaku sebagai seorang pelatih dan hendak berlatih gowes bersama atletnya. Tanpa pikir panjang Nandra menuruti. ’’Saat itu, atletnya saya tinggal di depan. Sepulangnya ditawari untuk ikut berlatih,’’ tuturnya.

Nandra rupanya menaruh hormat kepada sang pelatih. Dia ingat betul wejangan pelatihnya untuk memilih fokus berlatih gowes daripada bertamasya. Sebab, lewat gowes juga bisa bepergian sampai luar negeri. Itu rupanya dia buktikan sendiri. Nandra ingat betul, pertama kali dia tergabung di klub Polygon Sweet Nice pada 2010. Dia langsung diikutkan tur bersepeda di Brunei Darussalam. Sayang, sang pelatih kala itu sudah tiada. ’’Terakhir kali pelatih melihat saya juara waktu 2008 di Bondowoso,’’ kenangnya.

Kecintaan terhadap balap sepeda yang disemai sejak lama itu terus dirawat. Sampai sekarang. Pasca-AG 2018, Nandra kembali tergabung di tim United Bike Kencana. Salah satu agendanya dalam waktu dekat adalah mengikuti Srambang KOM Challenge 2018. ‘’Saya jarang bersepeda di Ngawi. Sudah lupa bagaimana kondisi trek. Jadi, perlu mencoba lagi,’’ ucap Nandra. (naz/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here