Aset Belum Diserahkan, Rusunawa Nambangan Lor Sudah Beroperasi

238

MADIUN – Meski aset belum diserahkan pusat ke pemkot, rumah susun sewa (rusunawa) Nambangan Lor sudah beroperasi. Total lima kepala keluarga (KK) menempati sejak Jumat (14/12). ’’Masih gratis, hanya bayar listrik dan air,’’ kata Bibit, salah seorang penghuni, ditemui Jawa Pos Radar Madiun.

Bibit bersama keluarganya menempati kamar di lantai 1. Dia mengaku sudah setahun menunggu proses kepindahan. Kemudian, pada 13 Desember lalu ada sosialisasi dari pihak dinas perumahan dan kawasan permukiman (disperkim). ’’Boleh menempati, kunci sudah diserahkan, tapi belum bayar sewa. Dapat lantai satu karena Ibu saya lansia, usianya 72 tahun,’’ ujarnya.

Dia menjelaskan, pihak disperkim belum menjelaskan kepastian waktu pembayaran sewa. Jumali, salah seorang penghuni rusunawa, mengaku sudah ingin menempati rusunawa. Sudah ada sosialisasi jika pembayaran nantinya Rp 250 ribu per bulan. Dia menempati lantai 3. ’’Sementara di rusunawa karena lebih murah dari kontrakan, ini menabung untuk beli rumah,’’ tuturnya.

Kasi Perumahan Disperkim Kota Madiun Concon Kencono mengatakan bahwa lima KK sudah menempati rusunawa. Pemkot menyediakan kendaraan untuk boyongan. Sudah ada 54 KK yang mendaftar dan menyatakan pindah ke rusunawa. Namun, memang baru lima KK yang pindah. ’’Total kamar 70, memang belum ada serah terima aset dari pemerintah pusat,’’ terangnya. (mg2/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here