Asap Tebal Siksa Pengguna Jalan

88

PACITAN – Arus lalu lintas di jalur Pacitan-Trenggalek via Lorok kemarin (27/12) tersendat. Itu terjadi setelah asap tebal menutupi jalan di Dusun Pakis, Wonogondo, Kobonagung. Kendaraan hanya bisa melintas pelan lantaran jarak pandang terbatas.

‘’Tebal sekali, bahkan tadi (kemarin, Red) sempat ada yang tabrakan karena kendaraan dari arah berlawanan tidak kelihatan,’’ kata Agus Suroso, salah seorang warga setempat.

Agus mengungkapkan, asap tebal itu berasal dari limbah pabrik tripleks yang dibuang di sekitar titik kemacetan tersebut. Lantaran dianggap mengganggu, kemarin pagi oleh pemilik lahan dibakar. Namun, sekitar pukul 15.00 kobaran api justru membesar dan menghasilkan asap tebal. ‘’Memang sudah diizinkan dibuang di situ, tapi mungkin pemilik tidak tahu kalau akibatnya sampai seperti itu,’’ urainya.

Selain mengaburkan pandangan, lanjut Agus, asap tebal itu mengganggu pernapasan dan membuat pedih mata, terutama bagi pesepeda motor. ‘’Yang tabrakan itu mungkin karena matanya sedikit merem menghindari asap. Tapi, keduanya hanya luka lecet,’’ terangnya.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Pacitan Suyanto menuturkan, pihaknya menerjunkan tiga unit mobil damkar dan 10 petugas ke lokasi. Meski telah berjibaku tiga jam, asap tebal masih membubung. Pun, banyaknya material serta kencangnya angin menyulitkan proses pemadaman. ‘’Saat kami datang, api langsung berhasil dipadamkan, hanya asapnya yang masih sulit,’’ katanya.

Pantauan Radar Pacitan di lokasi, ketinggian asap yang menutup jalan itu mencapai sekitar lima meter. Pun, lantaran tepat berada di tikungan, para pengendara harus ekstrawaspada saat melintas. Sementara, sejumlah pengguna jalan nekat melaju melewati markah untuk menghindari hawa panas dan asap yang terlampau tebal. (mg6/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here