Apes! Hendak Ambil HP Malah Dianiaya, Pelaku Pukuli Korban dengan Barnekel

3372
APES: Petugas menunjukkan luka pada kepala korban akibat penganiayaan yang dilakukan tersangka.

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Nasib apes dialami Arif Pujianto.  Maksud hati mengambil handphone (HP) miliknya, remaja asal Dusun Jambean Kidul, Desa Ngale, Paron, itu justru menjadi sasaran penganiayaan. Peristiwa itu terjadi pada Senin dini hari (7/10) di pinggir jalan umum masuk Dusun Bulakrejo, Teguhan. ‘’Niatnya korban itu meminta HP yang dibawa pelaku,’’ kata Paur Humas Polres Ngawi Ipda Sapto Margono Selasa (8/10).

Sapto menuturkan, peristiwa penganiayaan itu terjadi sekitar pukul 02.00 hari itu. Bermula ketika korban mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengambil HP miliknya. Tiba-tiba, tanpa alasan yang jelas, pelaku yang diketahui bernama Rozi Falentino, warga desa setempat, mengajak korban ke tempat gelap. ‘’Korban mengaku diajak berkelahi oleh pelaku,’’ ujarnya.

Belum sempat mendapat penjelasan, pelaku langsung melayangkan bogem mentah hingga beberapa kali. Korban akhirnya berupaya menyelamatkan diri ke desa tetangga. Namun, Rozi berhasil mengejarnya serta kembali memukuli dan menendang korban. ‘’Pelaku memukuli korban tidak dengan tangan kosong, tapi dengan barnekel,’’ ungkap Sapto.

Aksi gelap mata pelaku menyebabkan Arif mengalami luka cukup parah di bagian kepala. Hasil visum menunjukkan pelipis kanan korban mengalami memar dan sobek. Pada kepala bagian belakang juga terdapat luka sobek yang diduga akibat pukulan tangan berbalut barnekel. ‘’Korban akhirnya melaporkan kejadian yang dialami ke Polsek Paron,’’ imbuh Sapto.

Beberapa saat setelah mendapat laporan, petugas berhasil mengamankan pelaku berikut barang bukti (BB) berupa barnekel. Selain menginterogasi pelaku, polisi juga memeriksa sejumlah saksi yang mengetahui kejadian tersebut. ‘’Pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan diamankan untuk proses lebih lanjut,’’ pungkasnya. (tif/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here