NgawiPeristiwa

Apes! Bengkel Las Ludes Terbakar

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Nasib apes menimpa Hasan Al Fajar. Warga Dusun Masekan, Desa Wakah, Ngrambe, itu harus kehilangan bengkel lasnya dan menanggung kerugian hingga puluhan juta rupiah. Itu terjadi setelah api membakar habis seluruh tempat usaha miliknya beserta isinya.

Insiden tersebut terjadi Senin (21/10) sekitar pukul 15.00. ‘’Informasinya, kebakaran dipicu percikan api dari alat las,’’ kata Danang Hari Prasetyo, salah seorang relawan El Pe Je Ngawi.

Danang mengaku mengetahui kejadian itu sekitar pukul 15.30 saat api sudah membesar. Bersama dua relawan El Pe Je lainnya, dia mendapati sejumlah warga bersama petugas kepolisian berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. ‘’Coba dipadamkan menggunakan mesin pompa untuk cuci mobil,’’ ujarnya.

Setelah sekitar dua jam berjibaku, akhirnya api berhasil dipadamkan tanpa bantuan mobil pemadam kebakaran. Dari keterangan warga setempat, kata Danang, kebakaran itu bermula saat Yanto, salah seorang karyawan bengkel, sedang melakukan pekerjaannya. ‘’Katanya waktu ngelas mobil milik pelanggan, tahu-tahu terbakar,’’ bebernya.

Informasinya, saat mengelas Yanto tidak melepas plafon mobil Suzuki Carry keluaran 1987 tersebut. Diduga, api yang keluar dari alat las menyambar plafon kendaraan itu. ‘’Yang terbakar satu mobil, bangunan bengkel, peralatan las, dan sebagian atap warung di sebelahnya,’’ sebut Danang sembari menyebut kerugian ditaksir mencapai Rp 50 juta.

Korban diduga tidak berupaya menghubungi pemadam kebakaran lantaran pesimistis api bisa segera dipadamkan. Itu mengingat jarak antara Desa Wakah dan Ngawi kota cukup jauh. Diperkirakan waktu yang dibutuhkan mobil pemadam untuk mencapai lokasi mencapai dua jam.

Paur Humas Polres Ngawi Ipda Sapto Margono mengungkapkan bahwa korban sudah menerima kejadian itu sebagai musibah dan tidak melakukan penuntutan kepada karyawannya yang diduga lalai sehingga mengakibatkan bengkelnya ludes terbakar. ‘’Sudah diselesaikan secara kekeluargaan,’’ katanya. (tif/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close