Ansor Kota Madiun Kecam Aksi Anarkis 21 Mei

145

MADIUN – Aksi demo di depan kantor Bawaslu RI yang berujung ricuh Selasa (21/5) malam menuai reaksi dari berbagai pihak. Salah satunya dari GP Ansor Kota Madiun. Mereka menyesalkan kejadian kerusuhan massa hingga menyebabkan beberapa korban terluka dan kerusakan fasilitas umum. ‘’Kami mengecam aksi unjuk rasa yang berujung anarkis itu,’’ terang Ketua GP Ansor Kota Madiun, Sobwan.

Dia juga meminta kepada masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh kelompok-kelompok tertentu yang mengajak berbuat onar di tengah hiruk pikuk pascapengumuman pilpres 2019. ‘’Saya harap masyarakat tidak terprovokasi berita hoaks. Kembali bekerja dan beribadah di Ramadan,’’ katanya.

Diakuinya, aksi massa itu sudah melewati batas. Sehingga, petugas dari kepolisian dan TNI mesti bertindak tegas. Bahkan, Sobwan menegaskan Banser siap mendukung dan turun membantu untuk mempertahankan NKRI. ‘’Semua sudah diatur dalam hukum. Silahkan ke Bawaslu, MK, maupun DKPP apabila merasa ada kecurangan dalam pemilu. Bukan justru berbuat anarkis, sehingga merugikan masyarakat banyak,’’ tuturnya.

Sobwan menyatakan tindakan massa itu sudah termasuk inkonstitusional. Sehingga, perlu dilakukan tindakan represif. Supaya kondisi kembali aman dan kondusif. ‘’Kami mendukung Polri dan TNI untuk menangani permasalahan itu dengan aman dan damai,’’ ungkapnya. (her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here