Angka Golput Bisa Capai 40 Persen

67

oleh: Bambang Widiyahseno

Wakil Rektor III Unmuh Ponorogo

LIMA jenis surat suara Pemilu 2019. Sudahkan KPU gencar sosialisasi? Jika tidak, alamat petaka bagi mereka. Angka partisipasi pemilih di Ponorogo dan daerah sekitar akan sulit tercapai maksimal. Perkiraan angka golput pada pemilu serentak April nanti bisa mencapai 30 sampai 40 persen. Sementara, KPU menetapkan target partisipasi pemilih 77,5 persen. Para kelompok lanjut usia di pedesaan juga harus mencoblos lima surat suara. Kalau tidak diberi pemahaman sebelumnya, parah hasilnya (partisipasi pemilih).

Partisipasi pemilih di suatu daerah akan sangat bergantung sosialisasi penyelenggara pemilu. Sebab, kemauan mereka untuk memilih juga dipengaruhi kondisi yang mereka alami. Sangat dimungkinkan, masyarakat ogah datang ke TPS karena memang tidak ingin menyalurkan hak suaranya. Jika mereka tidak diberi pemahaman mengenai pentingnya memilih, besar kemungkinan mereka pun tak datang ke TPS pada 17 April mendatang.

Apalagi, ada lima jenis surat suara yang akan dicoblos. Jika tidak dibarengi sosialisasi yang gencar dari penyelenggara pemilu, masyarakat, terutama di pelosok, tidak akan menyalurkan hak pilihnya. Apalagi jika KPU tidak cukup aktif memberi sosialisasi kepada masyarakat. Sehingga, lebih bergantung ke caleg dalam memberi sosialisasi atau ajakan datang ke TPS.

Hanya pemilu legislatif (pileg) kabupaten/kota yang kemungkinan paling baik angka partisipasinya. Sebab, yang dipilih tak jauh-jauh dari para pemilihnya. Para calon legislatif (caleg) itu yang lantas mengambil alih peran KPU dalam mengajak masyarakat datang ke TPS. Tentu, dengan tujuan agar memilih mereka. KPU sangat terbantu para caleg daerah. Wilayahnya tidak begitu luas, bisa sering turun dan mengajak ke TPS. Beda dengan provinsi atau DPR RI.

Kalau sudah demikian, apakah penyelenggaraan pemilu oleh KPU nanti akan berkualitas? Pemilu yang berkualitas setidaknya dapat diukur dari angka partisipasi pemilih. Senyatanya, menyentuh target partisipasi 77,5 persen saja bukan pekerjaan mudah bagi KPU. Tiap tahun angka golput bertambah. Pun banyak faktornya. Setiap orang berhak tahu dan paham pentingnya menyalurkan suara dalam pemilu.*** (naz/c1/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here