Pacitan

Angka Anak Kecanduan Gadget Terus Meningkat, Bisa Picu Perilaku Seks Menyimpang

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Bak dua sisi mata koin, kemajuan teknologi memberikan berbagai kemudahan. Di sisi lain, berpotensi menimbulkan dampak psikologis tersendiri. Pun, angka anak kecanduan gadget di Pacitan terus meningkat. ‘’Saat ini ada empat pasien yang rutin datang ke saya,’’ kata Ni Made Diyah Rinawardani, salah seorang psikolog, Kamis (21/11).

Ni Made memerinci, pada 2017 terdapat 11 pasien, 2018 naik menjadi 14, dan tahun ini mencapai 26 pasien. Puluhan pasien tersebut memiliki rentang usia TK sampai SMP. Sementara, jenis kecanduan gadget yang dialami adalah game dan pornografi. ‘’Tingkat kecanduannya sudah parah,’’ ungkapnya.

Menurut dia, anak yang memiliki kencanduan gadget jenis game bisa berperilaku menyimpang. Antara lain, tingkat kepekaan dan kepedulian terhadap lingkungan berkurang. Selain itu, risiko obesitas tinggi lantaran jarang beraktivitas. Bahkan, dia sempat mendapat pasien anak kecanduan game yang sudah sampai mencuri. ‘’Karena, dalam game-game seperti itu ada sesuatu yang harus dibeli dan dibayar secara online. Sementara, uang saku mereka terbatas,’’ ungkapnya.

Sementara, kecanduan gadget jenis pornografi bisa membuat anak berperilaku menyimpang. Salah satu kasus yang ditemuinya di Pacitan, ada bocah lelaki yang nekat (maaf) menyodomi teman sejenis kelamin. Penyebabnya, rasa ingin tahu yang tinggi setelah menonton tayangan dewasa melalui smartphone.

‘’Indikasi pengaruh negatif gadget pernah saya alami saat sosialisasi di salah satu SMP di daerah Nawangan. Pertanyan anak-anak tentang seks luar biasa. Dalam arti, belum saatnya pertanyaan-pertanyaan seperti itu ditanyakan oleh mereka,’’ papar Ni Made.

Ni Made menyebut ada beberapa penyebab anak menjadi kecanduan gadget. Di antaranya, kurangnya perhatian dan pengawasan orang tua. Pun, kecenderungan memfasilitasi mereka gadget agar tidak rewel. Akhirnya, kalau sudah kecanduan merasa lebih nyaman dengan peranti telekomunikasi tersebut. ‘’Kecanduan gadget itu lebih bahaya daripada kecanduan narkoba,’’ pungkasnya. (den/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close