Angin Kencang Porakporandakan Dua Rumah

73

PACITAN – Dua rumah warga Dusun Krajan III, Semanten, Pacitan, porak-poranda. Penyebabnya, pohon jati dan akasia yang tumbang bersamaan menimpa rumah Darsoni Prayogo dan Abdul Khalim tersebut. Itu bersamaan hujan lebat disertai angin kencang sekitar pukul 17.00 kemarin (23/1).

Kerusakan parah menimpa rumah Darsoni Prayogo. Seluruh atap rumah hancur. Akibatnya, perabotan pun basah dan rusak. Beruntung tidak ada korban jiwa karena kejadian tersebut. Erwin Yeppis, istri Darsono, tidak sedang di dalam rumah. Melainkan di teras depan. Perempuan yang ditinggal merantau suaminya itu sempat pingsan melihat kerusakan rumahnya. ‘’Pemilik rumah syok. Apalagi saat kejadian dia di rumah sendiri,’’ kata Kepala Desa Semanten Muhammad Muhaimin.

Sedangkan kersuakan rumah Abdul Khalim lebih ringan. Pohon jati dan akasia menimpa dapur. Atap dapur jebol sehinga perabotan di dalamnya basah kuyup. Usai kejadian, perabotan dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Terutama dari guyuran hujan. Proses evakuasi dibantu warga.

Sedangkan pohon tumbang ditangani petugas Badan Penggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan. Dua gergaji mesin digunakan untuk memotong batang pohon berukuran satu pelukan orang dewasa itu.  ‘’Kerugian diperkirakan mencapai jutaan rupiah,’’ imbuhnya.

Tidak hanya rumah Darsoni dan Abdul Alim yang terdampak angin kencang, Muhaimin menyebut lima titik lain juga terdampak. Dari laporan yang diterimanya, pohon tumbang juga menimpa Musala At Taqwa dan sepanjang jalan di Dusun Duwetan. Selain itu, kerusakan juga menimpa alat peraga kampanye (APK) Pemilu 2019. ‘’Mulainya sejak angin kencang,’’ tuturnya.

Sebelumnya, angin kencang juga menerjang Dusun Jatiroto, Tumpuk, Bandar, Pacitan. Pohon sengon tumbang menimpa rumah Sahri. Kejadiannya, sekitar pukul 06.00 kemarin (23/1). Akibatnya, dapur rumah Sahrui remuk. Untungnya tidak ada korban jiwa. Sahri dan keluarganya selamat lantaran tidak sedang di dapur.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Pacitan Didik Alih Wibowo mengungkap angin kencang tidak hanya melanda Desa Semanten dan Tumpuk. Namun juga Desa Karanganyar, Kebonagung dan Desa Wiyoro, Ngadirojo. Rumah di Desa Karanganyar tertimpa pohon, sedangkan di Desa Wiyoro atapnya tersingkap angin kencang. ‘’Kami masih lakukan pendataan di lapangan. Personel kami masih bergerak,’’ tegasnya. (mg6/odi/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here