Angin Kencang Diprediksi Bakal Berlanjut hingga Akhir Bulan

80

PACITAN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediski hujan disertai angin kencang bakal berlanjut hingga akhir bulan. Potensi tersebut akibat adanya perbedaan tekanan udara di selatan Samudra Indonesia. Karena itu, warga diminta waspada pohon tumbang seperti beberapa hari terakhir. Sebab, puluhan rumah di beberapa kecamatan sudah terdampak lesus. ‘’Sesuai prediksi, tak menutup kemungkinan terus terjadi angin kencang terutama di wilayah timur,’’ kata Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan Pujono kemarin (27/1).

Pujono memperkirakan angin kencang bakal terjadi pada sore hari. Hal tersebut tak lepas dari tingginya perbedaan suhu udara. Pun tak jauh beda dengan beberapa hari sebelumnya, bakal disertai hujan ringan hingga sedang. Namun, tak merata. Meski begitu, masyarakat tetap harus waspada. ‘’Terlebih jika mendapati pohon yang sudah tua,’’ ujarnya.

Dia menambahkan, di Kecamatan Pacitan (kota) tercatat beberapa pohon mengkhawatirkan. Terutama di pinggir jalan protokol. Pasalnya, meski tampak rindang, namun usia pohon masuk kategori rawan tumbang. Biasanya terjadi pelapukan pada akarnya. Sehingga, jika diterjang angin kencang mudah tumbang. ‘’Akar sudah keropos, jadi lebih baik ditebang dan diganti baru,’’ pintanya.

Beberapa hari terakhir puluhan pohon tumbang diterjang lesus. Tak hanya menutup akses jalan, beberapa rumah juga rusak tertimpa. Seperti di Desa Mentoro dan Semanten, Pacitan. Dua rumah rusak berat akibat tertimpa pohon tumbang. Meski tak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian materiil mencapai puluhan juta. Pohon tumbang juga tercatat merusak fasilitas umum seperti poskamling dan klinik. ‘’Karena itu, kami berharap bila di sekitar rumah terdapat pohon tua atau rindang, lebih baik dipangkas atau ditebang,’’ imbaunya.

Tak hanya wilayah kota, warga di tepi pantai juga diharapkan Pujono untuk waspada. Pasalnya, potensi angin lurus dari Samudra Indonesia juga mungkin terjadi. Bahkan lebih kuat lantaran minim penghalang. ‘’Untuk catatan sementara, di Pacitan tak ada laporan angin tornado atau puting beliung,’’ jelasnya. (mg6/c1/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here