Anggota Lanud Kena Peluru Nyasar

95

MAGETAN – Harminto, 32, harus dirawat intensif di RSAU dr Efram Harsono. Peluru nyasar senapan angin tepat mengenai pipi sebelah kirinya. Pria yang juga merupakan anggota TNI AU berpangkat kopral dua (kopda) ini menjadi korban peluru nyasar yang ditembakkan oleh Supriyadi, warga jalan Duren, Maospati.

Kepala Penerangan Lanud Iswahjudi, Letkol. Sus. Hamdi Londong Allo menjelaskan peristiwa itu terjadi pada Minggu (12/5) lalu. Saat korban dalam perjalanan pulang dinas sekitar pukul 17.00. Tiba-tiba peluru dari senapan angin yang ditembakkan oleh Supriyadi melesat mengenai pipi Harminto. Hingga membuatnya tersungkur. ‘’Kasus ini masih dalam penyelidikan jajarannya dan Polsek Maospati,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Magetan Senin (13/5).

Dari hasil pemeriksaan sementara, Londong mengungkapkan belum diketahui pasti motif Supriyadi melakukan hal tersebut. Dia juga belum dapat menyimpulkan apakah perbuatan itu memang sengaja dilakukannya atau tidak. Yang jelas, sesuai dari hasil keterangan saksi lain, Supriyadi diduga mengalami depresi. ‘’Namun, kami sudah koordinasikan dengan Polsek Maospati untuk proses hukumnya,’’ terangnya.

Terpisah, Kapolsek Maospati Kompol Basuki Dwikoranto menyatakan kejadian itu dilakukan secara tidak sengaja oleh Supriyadi. Saat itu, dirinya sedang berniat menembak burung. Namun, pada saat bersamaan melintaslah Harminto. Sehingga, peluru senapan angin itu mengenai warga Jalan Duku, Desa Gelun, Maospati tersebut. ‘’Sesuai keterangan keluarga Supriyadi, yang bersangkutan memang mengalami gangguan kejiwaan,’’ ujarnya.

Sebagai bentuk tindak lanjut, kata Basuki, Supriyadi kemudian dibawa ke RSUD dr Soeroto Ngawi untuk mendapatkan rehabilitasi kejiwaan. Sementara, senapan angin bermerk sharp tiger diamankan oleh pihaknya. (mgc/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here