Madiun

Anggota Keluarga Kasus Kematian Korona Ke-8 Drop

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – SL, 49, dan BM, 20, memikul beban psikis begitu berat. Keduanya harus menerima kenyataan bahwa FB telah tiada karena direnggut Covid-19. Istri dan anak pasien positif korona ke-8 Kabupaten Madiun yang meninggal itu juga harus berjuang melawan virus yang sama. ‘’Dia (SL, Red) sempat minta doa supaya diberi kesabaran,’’ kata Kepala SMPN 2 Nglames Sukamto Selasa (29/9).

Sukamto menyebut, SL salah satu guru di lembaga pendidikan yang dipimpinnya. Pihaknya turut prihatin kala memperoleh kabar keluarga anak buahnya itu tertular korona. ‘’Melalui video call kami minta maaf tidak bisa takziah karena ketentuan medis,’’ ujarnya.

SL dan BM menjalani isolasi mandiri. Keduanya terkonfirmasi positif Kamis (24/9). Tepatnya, 16 hari setelah FB dinyatakan positif terlebih dahulu Selasa (8/9). Bedanya, jika suami dirawat di RSUD dr Soedono, istri dan anak karantina di rumahnya Kelurahan Munggut, Wungu, Kabupaten Madiun. ‘’Kondisi keduanya drop dan butuh dukungan moril. Jangan sampai situasi ini menurunkan imun,’’ tuturnya.

Sukamto menyampaikan bahwa sekolah sempat dikunci sementara (kuntara). Seluruh guru dan petugas tata usaha isolasi mandiri selama dua pekan mulai Rabu (9/9). Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) tidak sampai menggelar uji cepat Covid-19. ‘’Karena dia (SL, Red) terakhir kali ke sekolah 4 September lalu. Saya koordinasi dengan dinkes (dinas kesehatan) dan dikbud (dinas pendidikan dan kebudayaan), cukup isolasi mandiri,’’ jelas kasek.

Dia mengklaim kuntara tidak mengganggu kegiatan belajar-mengajar (KBM) 575 siswa. Pembelajaran tetap digelar virtual. ‘’Sekarang anak-anak bisa mengumpulkan tugas atau mengambil modul belajar ke sekolah. Semua sesuai jadwal untuk mengurangi risiko kerumunan,’’ terangnya sembari menyebut pelaksanaan kembali program guru kunjung masih menunggu hasil koordinasi status korona dengan pemerintah desa tempat tinggal siswa. (den/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close