Madiun

Anggaran Renovasi Pasar Sleko Dikepras

Dari Rencana Rp 5,1 M, Menjadi Rp 2 M

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pemkot Madiun terkesan setengah hati menata Pasar Sleko. Buktinya, meski tetap dianggarkan dalam RAPBD 2020 namun dikepras hingga 60 persen lebih. ‘’Dari sebelumnya direncanakan Rp 5,1 miliar, tinggal Rp 2 miliar,’’ kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Madiun Gaguk Hariyono Minggu (3/11).

Anggaran renovasi Pasar Sleko tersebut sengaja dikurangi demi mengakomodasi relokasi Pasar Tanaman Hias. Tahun depan, pasar yang saat ini menempati kawasan Stadion Wilis bakal dipindah dekat kantor bersama gedung Graha Krida Praja. ‘’Untuk teknis pembangunannya akan dikerjakan dinas pekerjaan umum dan tata ruang (DPUTR),’’ tambah Gaguk.

Sedangkan perbaikan Pasar Sleko difokuskan pada penataan lokasi pujasera sebelah utara pasar. Gaguk tidak tahu kapan pastinya pasar tradisional tersebut terakhir direhab pemkot. ‘’ Jadi, pujasera itu nanti ditata sedemikian rupa. Sehingga lebih menarik,’’ ungkap mantan kepala dinas pasar tersebut.

Selama proses rehab, 60 pedagang di kompleks pujasera direlokasi ke halaman depan Pasar Sleko. Gaguk memastikan lahannya cukup untuk menampung para pedagang tersebut. ‘’Kalau rehab sudah selesai, pedagang dan pembeli bisa lebih nyaman bertransaksi di Pasar Sleko. Bahkan, untuk menuju ke pujasera bisa langsung diakses dari Jalan Musi,’’ jelasnya.

Di sisi lain, rehab Pasar Sleko dipilih lantaran kondisi geografis yang memadai dan didukung pedagang setempat. Sehingga, kawasan pujasera itu harus segera ditata agar menarik pembeli. ‘’Selama ini Pasar Sleko mayoritas ditempati pedagang mracang, sedangkan untuk lokasi kulinernya perlu pembenahan,’’ ungkapnya.

Proses rehab ditargetkan rampung satu tahun anggaran. ‘’Ketika bangunan sudah selesai, pujasera itu nanti akan ditempati pedagang semula. Supaya nanti tidak ribut. Harapannya, semakin banyak pembeli di pasar tersebut,’’ kata Gaguk. (her/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close