Anak Penjual Kue Putu Keliling Meraih Nilai UAS Tertinggi

24
TAK KENAL LIBUR: Setiap hari Tasya tak pernah melewatkan waktu belajar didampingi sang ibu.

Prestasi terbaik bisa diraih siapa pun. Baik yang berfasilitas lengkap maupun ala kadarnya. Tasya Nuura Pradipta misalnya. Anak penjual kue putu keliliing ini sanggup peringkat pertama se-Kabupaten Pacitan. Bagaimana kisahnya?

————–

SUGENG DWI, Pacitan

SATU per satu lembaran buku tebal itu dibuka Tasya Nuura Pradipta. Soal demi soal dibaca berulang. Sang ibu yang menemaninya belajar memberi pertanyaan dari buku itu. Meski tengah libur sekolah, Tasya tetap belajar setiap ada waktu luang. ‘’Persiapan juga nanti saat masuk sekolah agar tidak lupa,’’ kata Tasya.

Karena rajin belajar dan gemar membaca buku, warga Dusun Ngemplak, Sirnoboyo, itu berhasil menorehkan prestasi gemilang. Pada ujian akhir sekolah (UAS) SD lalu, Tasya menyabet peringkat pertama nilai tertinggi se-Kabupaten Pacitan. Total nilai 292,0. Bahkan, dua mata belajaran yakni IPA dan matematika mendapat nilai sempurna 100. ‘’Senang dapat nilai bagus,’’ ujar gadis kecil yang suka menggunakan metode menghafal dan mengulang saat belajar ini.

Tiada hari tanpa membaca buku. Tak hanya belajar di sekolah di SDN Sirnoboyo 2, remaja 12 tahun itu juga ikut bimbingan belajar tambahan di luar sekolah. Tingginya rasa ingin tahu membuatnya tak puas saat jawaban yang diterima tak sesuai harapan. ‘’Kadang kalau Ibu saya gak bisa jawab, saya cari di internet. Kalau gak ketemu tanya guru atau waktu les,’’ terang pemilik cita-cita jadi dokter ini.

Berlatar belakang keluarga sederhana, sehari-hari kedua orang tuanya, pasangan Sri Rahayu dan Suratno, harus pandai membagi waktu. Pada musim liburan, selain belajar, remaja kelahiran 29 Juni 2007 itu turut membantu ayahnya meracik kue putu. Suratno adalah pedagang putu keliling. ‘’Kadang bantunya pagi pas libur, seperti memarut kelapa,’’ ungkap peserta didik baru SMPN 1 Pacitan ini.

Meski begitu, tak sekalipun Tasya minder. Tekadnya mengangkat derajat keluarga dan membantu orang sakit dengan menjadi dokter membuatnya terus memacu semangat untuk menuntut ilmu. ‘’Semoga bisa jadi orang yang berguna bagi orang lain,’’ ucapnya. Amin.*** (sat/c1)  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here