Anak-Istri Jadi TKI, Depresi, Bunuh Diri

1621

MAGETAN – Lasdiyono, 45, warga Desa Banjarejo, Kecamatan Ngariboyo, Magetan, mengakhiri hidupnya dengan cara tragis. Pria yang bekerja sebagai kuli bangunan itu ditemukan gantung diri oleh adiknya di gudang belakang rumah. ‘’Kejadian sekitar pukul 17.00. Diduga karena tekanan batin, ditinggal istri dan anaknya jadi TKW ke Hong Kong,‘’ kata Sumiran, adik korban.

Dia terkejut melihat kakak kandungnya itu sudah tidak bernyawa di ruang belakang rumah. Sebelum gantung diri, korban tidak mengeluh adanya masalah yang dihadapinya belakangan ini. Lasdiyono juga tercatat sebagai seorang yang pendiam dan lebih banyak tertutup terkait masalah yang dihadapi. ‘’Sebelumnya saya sempat ditelepon istrinya untuk menjenguk kakak yang sakit. Saat tiba di ruang belakang sudah dalam kondisi tidak bernyawa,‘’ ungkapnya.

Kasat Reskrim Polres Magetan AKP Sukatni mengatakan bahwa Lasdiyono murni gantung diri. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), pihaknya menyimpulkan tidak terjadi kekerasan sebelumnya. Terkait penyebab utamanya, pihaknya akan melakukan pemeriksaan lanjutan dengan mengumpulkan keterangan saksi. ’’Hasil visum positif gantung diri dan tidak ada bekas pukulan di bagian tubuhnya,‘’ kata Sukatni.

Kematian tak wajar Lasdiyono meninggalkan duka mendalam, khususnya bagi keluarga. Korban meninggalkan istri dan dua orang anak. Lasdiyono mengalami depresi berat. ’’Keluarga korban merasakan duka mendalam. Istrinya yang bekerja di luar negeri sangat terpukul dengan kematian suaminya,’’ ungkap Sukatni. (mgc/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here