Anak Bupati Mojokerto Nonaktif Celaka di Tol Ngawi

1707

NGAWI – Maut menghampiri Jihansyah Kamal Pasya, 20. Anak Bupati Mojokerto nonaktif, Mustofa Kamal Pasa itu tewas di rumah sakit setelah sebelumnya terlibat kecelakaan di Km 565+600 Tol Solo–Ngawi. Tepatnya, masuk Desa Bangunrejo Kidul, Kedunggalar, Ngawi, pada Rabu (20/3) sekitar pukul 18.00. ‘’Korban meninggal di rumah sakit, luka parah di bagian kepala,’’ kata Kanit Laka Polres Ngawi Iptu Cipto Utoyo.

Kecelakaan bermula saat Jihansyah melaju dari barat (Solo) mengendarai Mazda nopol S 1075 RJ. Pemuda asal Desa Tampungrejo, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, ini berkendara bersama Slamet Bawon, 40, sopirnya. Di TKP, mobil mewah kelir merah marun yang ditumpangi korban menghantam truk tronton nopol AA 1962 EE. Truk dikemudikan Dani Setiyanto, 29, warga Desa/Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung. ‘’Dua kendaraan sama-sama dari barat. Mobil menubruk truk karena sopir mobil hilang konsentrasi,’’ imbuh Cipto.

Saat itu, Jihansyah baru saja kembali dari Magelang mengunjungi salah satu perusahaannya. Sesaat sebelum pecah kecelakaan terjadi, Jihansyah kantuk. Dia yang kala itu duduk di samping sopir, beberapa kali nglimpruk karena tertidur ke arah sopir. Sopir yang terganggu lantas membetulkan posisi Jihansyah. Nahas, si sopir tidak menyadari ada truk tronton di depannya pada usaha membetulkan posisi tidur juragannya itu. ‘’Keterangan dari sopir, korban nglimpruk ke tempat kemudi sebanyak tiga kali,’’ ungkap Cipto.

Tumburan keras terjadi. Moncong mobil ringsek seketika setelah menyeruduk bak truk. Diduga, sopir sudah tidak bisa menghindari tabrakan lantaran jarak yang sudah kelewat dekat. Pun, dengan kondisi melaju dengan kecepatan tinggi. Apesnya lagi, Jihansyah saat itu tidak mengenakan sabuk pengaman. Keadaan itulah yang membuatnya terlempar ke kaca depan mobil saat kecelakaan terjadi. (den/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here