Magetan

Anak-Anak Tak Sabar Bermain Perosotan

Pemanfaatan Playground Tak Perlu Tunggu Pemeliharaan

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Jari Angelina Johan menunjuk skatepark di dekat toilet alun-alun Magetan. Anak 5 tahun itu merengek supaya ibunya mendekat. Tapi, Mayasari, ibunya, mengalihkannya ke tempat lain. ‘’Anak saya sudah tak sabar bermain perosotan,’’ kata perempuan 33 tahun itu.

Sarana berlatih skateboard itu kerap dijadikan anak-anak bermain perosotan. Namun, kini masih dibangun dan tertutupi spanduk keselamatan kerja. Sudah setahunan Mayasari terbiasa mengajak putri tunggalnya bermain ke alun-alun Magetan. ‘’Saya suka ajak anak bermain ke sini meski belum ada playground-nya,’’ ujarnya.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Magetan Elmy Kurniarto Widodo menjelaskan bahwa pembangunan playground tengah dirampungkan. Dilengkapi jungkat-jungkit dan ayunan. Di sisi barat dilengkapi tempat duduk bagi orang tua untuk mengawasi anaknya saat bermain wahana. ‘’Tinggal memaksimalkan tempat bermain,’’ tuturnya.

Setelah kontrak selesai Desember, playground bisa langsung difungsikan. Tidak perlu menantikan pengawasan atau pemeliharaan. Namun, rekanan tetap menanggung perbaikan jika terjadi kerusakan. ‘’Di tempat umum sudah jelas berisiko rusak. Jadi, tetap perlu perbaikan,’’ ucapnya.

Proyek peningkatan alun-alun digelontor Rp 665 juta. Selain perbaikan skatepark, juga membangun playground bagi anak-anak. Masa pandemi sempat membuat proyek ini mepet start. Tahun depan, pengembangan dilanjutkan pembangunan keran air yang bisa langsung diminum seperti taman terbuka di luar negeri. (fat/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close