Amankan 96 Liter Oplosan

155

KOTA – Pacitan masih menjadi pasar miras oplosan. Buktinya, polres setempat berhasil mengamankan 96 liter miras oplosan dalam beragam kemasan.  Barang haram itu diamankan dari tangan para penjual. “Sementara kami temukan di Pacitan penjual, bukan distributor,” terang Kapolres Pacitan AKBP Setyo Koes Heriyatno.

Setyo mengantisipasi kejadian luar biasa (KLB) miras oplosan di Jawa Barat beberapa waktu lalu. Polres sengaja menggelar operasi senyap pada 11 April lalu. Dari operasi itu petugas gabungan dari sat reskrim dan satnarkoba mengamankan 14 botol kemasan masing-masing 1,5 liter serta tiga jeriken masing-masing 25 liter yang berhasil dibawa tim gabungan ke Mapolres Pacitan. ‘’BB (barang bukti, Red) didapatkan dari kawasan Pasar Kambil Mentoro dan Desa Tanjungsari Pacitan,’’ tambahnya.

Pihaknya menyatakan miras oplosan itu diamankan dari Pasar Kambil di Desa Mentoro, Pacitan, serta penjual di Dusun Bengkal, Desa Tanjungsari, Pacitan.  Tiga tersangka ikut diamankan petugas. Yakni, Bonandi, warga Dusun Bengkal, RT 03 RW 4, Desa Tanjungsari, Pacitan; Sapto Putranto, warga Dusun Kauman, Arjowinangun; serta Budi Santoso yang beralamat di Dusun Tanjung, Desa Tanjungsari. “Sementara kami kenakan tipiring. Tapi apabila kami temukan distributor, kami akan kenakan pasal UU pangan yang sangsinya lebih berat,” ungkap AKBP Setyo.

Setyo mengungkap, rencana operasi serupa akan terus dilakukan untuk mengamankan situasi dan cipta kondisi agar wilayah Pacitan kondusif. Pun dia menyebut, efek yang ditimbulkan dari miras oplosan berbahaya bagi kesehatan hingga mengakibatkan meninggal dunia. “Kami juga sudah lakukan patroli perbatasan yang dilakukan polsek dan polres untuk antisipasi dan kerja sama,” bebernya.

Pihaknya menargetkan membersihkan miras oplosan dari Pacitan dalam satu bulan. “Kalau miras oplosan ini, sesuai yang disampaikan Pak Wakapolri, satu bulan harus bersih,” terang AKBP Setyo. (mg6/pra)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here