Aliansi Pemuda Islam Kecam Pernyataan Prabowo

169

JawaPos.com – Puluhan anggota Aliansi Pemuda Islam (API) Soloraya melakukan aksi mengecam pernyataan calon presiden (Capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto yang menyebut pemindahan Kedubes Australia tidak masalah bagi Indonesia. Dalam aksi yang digelar di sekitar bundaran Kartasura, Jumat (7/12) API juga menyampaikan tiga sikapnya.

Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Waloyo, menyampaikan bahwa perjuangan kemerdekaan Palestina adalah komitmen kemanusiaan yang harus terus digelorakan oleh semua bangsa, terutama umat Islam. Dan penjajahan yang dilakukan oleh Israel terhadap Palestina adalah wajah buruk kolonialisme yang bertentangan dengan nalar kemanusiaan, kebangsaan dan keagamaan.

“Penderitaan Palestina atas kebrutalan Israel semakin terlihat ketika munculnya isu pemindahan kedutaan besar Australia dari Tel Aviv ke Yerusalem,” tegasnya.

Dan hal itu, lanjut Waloyo, tentunya akan merugikan dan membuat terancamnya kedaulatan dan kemerdekaan Palestina. Sementara itu, Prabowo Subianto pada tanggal 21 November menyebut bahwa pemindahan kedutaan tersebut tidak menjadi masalah bagi Indonesia.

Maka dari itu, API mengecam keras pernyataan tersebut dan mendesak Prabowo untuk meminta maaf atas pernyataan yang pernah disampaikannya tersebut. “Apa yang disampaikan Prabowo itu seolah abai terhadap sejarah dan melukai hati umat musim dunia, khususnya bangsa Indonesia,” katanya.

Dimana, Waloyo melanjutkan, selama ini Indonesia sangat tegas mendukung penuh kedaulatan dan kemerdekaan Palestina.

Dalam aksi tersebut API juga menyampaikan tiga pernyataan sikapnya. Yakni mengecam segala bentuk penindasan dan penjajahan yang dilakukan terhadap Palestina. Menolak pemindahan Kedubes Australia dari Tel Aviv ke Yerusalem dan yang terakhir adalah mengecam keras pernyataan Prabowo dan mendesak Prabowo untuk meminta maaf kepada umat Islam dunia.

(apl/JPC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here