Alfamart di Gundik Disatroni Maling 

270

PONOROGO – Minimarket berjaringan Alfamart di Dukuh Weguh, Desa Gundik, Kecamatan Slahung, Ponorogo, disatroni maling. Kejadian baru diketahui oleh tetangga yang mendapati anak tangga berdiri di tembok belakang toko tersebut pukul 06.30 kemarin (2/8). ‘’Cukup andal karena paham lokasi dan kesannya rapi. Tapi, sayangnya, beberapa alat bukti tertinggal di lokasi kejadian,’’ kata Kapolsek Slahung AKP Paidi.

Paidi menyebut pencuri cukup andal karena dapat mengetahui denah lokasi. Pencuri masuk melompati pagar menggunakan tangga. Selanjutnya, pelaku masuk ke dalam toko melalui genting.

Pencuri membobol plafon sebelum akhirnya mengacak-acak barang dagangan di toko tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku berhasil membawa kabur rokok. ‘’Setelah itu, si pencuri langsung pergi. Kelihatannya buru-buru. Karena tangga masih ada di lokasi,’’ tuturnya.

Diketahui pemilik minimarket tersebut adalah Bambang Supriyadi, warga setempat. Pemilik toko tidak menyangka tokonya berhasil dimasuki pencuri. ‘’Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, tapi hanya berupa kerugian materi,’’ sambungnya.

Atas kejadian itu, pemilik toko mengalami kerugian materi sebesar Rp 10 juta. Petugas berhasil mengamankan barang bukti yang digunakan menjalankan aksinya. Di antaranya tangga, obeng, tali rafia warna ungu, kunci engkol, gunting, dan gergaji. ‘’Kami kumpulkan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,’’ ungkapnya.

Belum diketahui identitas pencuri di balik kejadian tersebut. Petugas masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku. Pihaknya berjanji akan meringkus pelaku dalam waktu dekat. Itu dilakukan agar tidak meresahkan warga. Sekaligus memberikan efek jera kepada pelaku.

Pihaknya mengimbau warga agar berhati-hati dan waspada terhadap harta simpanan. Terutama yang berkaitan dengan harta bernilai tinggi, dia meminta memasang kamera closed circuit television (CCTV) di sudut ruangan strategis. ‘’Jadi, dapat dideteksi identitas pelaku, minimal wajah,’’ kata dia.

Pihaknya berharap warga segera melapor ke petugas jika mengetahui kejadian serupa. Jangan takut untuk melapor agar petugas dapat segera menangani. ‘’Sekarang pencuri itu lebih nekat. Bisa jadi karena tekanan ekonomi, biasanya pelaku melakukan aksi tersebut. Jadi, harus lebih waspada dan jangan memberi celah kepada mereka,’’ pungkasnya. (mg7/c1/rif

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here