Alas Kobong, Api Nyaris Sambar Permukiman Penduduk

317

PONOROGOSave hutan Ponorogo! Belum padam api yang membakar hutan di empat desa di Kecamatan Slahung pada Minggu pagi (5/8), sore harinya sekitar pukul 15.00 si jago merah melahap kawasan hutan Desa Padas, Bungkal. Akibatnya, ratusan pohon alba dan jati di hutan seluas 10 hektare itu hangus terbakar.

Kapolsek Bungkal AKP Joko Suseno mengatakan, api dengan cepat membesar lantaran lokasi sarat ranting dan daun kering. Apalagi, angin sedang bertiup kencang hingga membuat petugas kewalahan melakukan upaya pemadaman. ‘’Petugas dan warga hanya berbekal ranting basah dan karung goni,’’ ujar Joko kemarin (6/8).

Namun, kata dia, upaya itu tidak banyak membantu. Alih-alih padam, api malah semakin merembet ke kawasan hutan dekat permukiman penduduk. Pun sejumlah warga sekitar sempat kocar-kacir menyelamatkan diri maupun harta bendanya. ‘’Upaya pemadaman memang menguras tenaga ekstra,’’ tuturnya.

Setelah berjibaku dengan panas dan kepulan asap, petugas baru bisa memadamkan api sekitar pukul 20.30. ‘’Walaupun terbakar, pohonnya tidak sampai mati,’’ terang Joko kepada Radar Ponorogo.

Kejadian di Desa Padas itu menambah panjang daftar hutan di wilayah Ponorogo yang terbakar. Informasi yang dihimpun, dalam kurun waktu tiga bulan terakhir, total lahan hutan yang terbakar mencapai 153 hektare. Paling dahsyat terjadi Minggu lalu, sedikitnya 100 hektare hutan di Desa Truneng, Galak, Menggare, dan Broto, Slahung, hangus dilalap si jago merah.

Joko berharap warga berhati-hati saat hendak menyalakan api. Pun dia meminta tidak membuang puntung rokok sembarangan. ‘’Kelihatannya sepele, tapi bisa menyebabkan seisi hutan hangus,’’ pungkasnya. (mg7/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here