Madiun

Aktif Sosialisasikan Program BKKBN, Novia Rahmawati Lolos Duta GenRe Jatim

Momen istimewa baru saja dilalui Novia Rahmawati. Beberapa hari lalu gadis itu tampil di depan Arumi Bachsin –istri wakil gubernur Jawa Timur- pada grand final pemilihan Duta Genre Jatim 2019.

—————

DILA RAHMATIKA, Madiun, Jawa Pos Radar Madiun

BERDIRI dengan posisi tegap, Novia Rahmawati bersama finalis asal Kabupaten Malang membacakan ikrar Duta Generasi Berencana (GenRe) Jatim 2019. Di belakang keduanya berjajar puluhan finalis lainnya. Pembacaan ikrar usai, mereka berganti pakaian mengenakan batik khas daerah masing-masing.

Satu per satu finalis pun lantas berjalan di panggung bersamaan acara parade batik. Mereka berlenggak-lenggok layaknya model. Di pengujung acara,  setiap finalis menerima amplop. Dengan perasaan deg-degan, wajah Novia mendadak berubah sedih setelah mengetahui isi amplop itu.

‘’Sedih banget nggak dapat golden ticket untuk lolos lima besar,’’ kata Novia. Bahkan, saat di backstage, Novia menangis di pelukan tentornya. ‘’Sedih karena nggak bisa mempersembahkan yang terbaik untuk Kota Madiun,’’ imbuhnya.

Pada malam grand final Duta GenRe Jatim 2019 itu, Novia juga mesti menekan perasaan nervous-nya karena  di deretan kursi penonton terdapat Arumi Bachsin,  istri Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak. ‘’Finalisnya 10 dari jalur masyarakat dan 10 lainnya jalur pendidikan,’’ ungkapnya.

Meski gagal mempersembahkan yang terbaik, Novia bersyukur telah menjadi bagian dari ajang pemilihan Duta GenRe Jatim 2019. Apalagi, proses yang dilalui gadis 19 tahun itu menjadi finalis cukup panjang dan menantang. ‘’Bulan puasa kemarin ditunjuk lima orang yang akan dipersiapkan maju ke provinsi, salah satunya saya,’’ ujar Duta GenRe Kota Madiun 2018 ini.

Sebagai persyaratan mengikuti seleksi, BKKBN Jatim meminta peserta mengirim paper, poster, dan video persuasif seputar materi GenRe dan profil diri. ‘’Persiapannya mepet banget, cuma dua minggu. Kepotong Lebaran, jadi hanya seminggu,’’ kenangnya.

Paper yang dibuatnya bertajuk Ask Youth (Action, Skill, and Knowledge). Membahas gagasan Novia tentang problem remaja saat ini. Dilengkapi program kerja jika dia terpilih menjadi Duta GenRe Jatim. Gagasan itu diperjelas secara menarik di sebuah poster. ‘’Kalau video persuasif, saya mengangkat tema jauhkan pornografi,’’ ujarnya.

Tak disangka, dari tiga orang asal Kota Madiun, hanya Novia yang lolos sebagai finalis dan berhak mengikuti karantina di Surabaya selama empat hari. ‘’Nggak nyangka, soalnya saya kan dari Duta GenRe Kota Madiun cuma dapat juara harapan,’’ tutur Novia.

Saat karantina, selama empat hari tiga malam, Novia harus melalui empat tahapan seleksi. Yakni, tes tulis, focus group discussion, wawancara, dan penyuluhan. ‘’Di antara semua tahapan, yang cukup menantang penyuluhan,” sebutnya.

Novia lolos sebagai finalis Duta GenRe Jatim jalur masyarakat tidak terlepas dari keaktifannya menyosialisasikan program BKKBN ke masyarakat. Mulai sosialisasi  ke sekolah dan CFD hingga terlibat perayaan Hari Keluarga Nasional (Harganas). ‘’GenRe materinya ada delapan substansi. Yaitu, tentang narkoba, seks bebas, HIV, pendewasaan usia perkawinan, kecakapan hidup, fungsi keluarga, dan gender,’’ paparnya.

Dalam pengumuman itu BKKBN Jatim juga meminta para finalis yang lolos wajib menyosialisasikan sekreatif mungkin 12 tema dalam waktu 12 hari. “Jadi, datang ke Surabaya nggak tangan kosong, kegiatan selama sosialisasi dibawa,’’ paparnya. ***(isd/c1)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close