Aksi Heroik Anit Pujiati Selamatkan Mobil dari Kebakaran

31

Bak film action, Anit Pujiati berjibaku menyelamatkan mobil saat api melahap rumahnya. Meski kendaraan bisa diselamatkan, perempuan itu masih dibayangi kengerian saat kebakaran melanda tempat tinggalnya beserta sang ayah mertua.

——————

GELIAT kobaran api terekam jelas di mata Anit Pujiati yang masih sembab. Di selembar beberan tikar di rumah saudaranya, perempuan itu meringkuk sembari memegangi perutnya yang membesar. Sejumlah kerabat mendampingi dan berusaha menenangkannya.

Sejurus kemudian, perempuan berdaster merah yang tengah hamil itu bangun, lantas mencerikatakan pengalaman menakutkan yang dialaminya dini hari kemarin (12/2). ‘’Awalnya saya kira hujan,’’ kata Anit.

Anit terbangun dari lelap lantaran indera pendengaramnya menangkap suara-suara yang mencurigakan. Bunyi krotok-krotok yang sempat dikiranya hujan membuatnya beranjak dari dipan. Setelah memasang telinga kuat-kuat, dia meyakini bahwa itu bukan bunyi air yang menghujani atap rumah.

Pikirannya ganti mengarah ke Sujono yang dikira tengah membakar sesuatu di belakang rumah. Namun, kekhawatirannya kian menjadi-jadi sesaat setelah mengetahui ayah mertuanya itu pulas di depan televisi. Pun, tungku perapian di dapur tidak mengeluarkan asap. ‘’Setelah saya lihat, api sudah besar di atap rumah Mbah (Sujono, Red),’’ ujarnya.

Sambil setengah berlari sembari memegangi perut, Anit lantas membangunkan ayah mertuanya dan menyampaikan pemandangan yang dilihatnya. Kegentingan semakin menjadi-jadi setelah Sujono berteriak keras meminta pertolongan. Anit seketika membangunkan Cika, putri sulungnya yang masih duduk di bangku kelas II SD. ‘’Malam itu saya di rumah bersama anak dan ayah mertua. Suami bekerja pelayaran di Kalimantan,’’ ungkapnya.

Sembari menggandeng putrinya, Anit buru-buru keluar rumah. Kebingungan menjalari pikirannya melihat api dari rumah mertua merembet ke rumahnya. Tak tahu hendak berbuat apa, perempuan 28 tahun itu mondar-mondir limbung di tengah semburat tetangga yang datang. ‘’Takut, campur-campur,’’ akunya.

Api menjalar cepat lantaran bangunan kedua rumah yang gandeng itu mayoritas berbahan kayu. Dinding berupa tatanan kayu menyangga atap yang sudah membara. ‘’Setelah diminta Mbah (ayah mertua, Red) saya langsung masuk ke garasi,’’ ujar istri Rohmad Wahono ini.

Anit melangkah tergesa-gesa sambil memegangi perutnya. Atap garasi yang sudah dijilati api dilewati dengan berani. Pun, beberapa bagian atap yang sudah jatuh dengan nyala api. Sesaat setelah masuk, matanya menangkap bagian depan kiri cover mobil sudah terbakar. ‘’Api sudah nggak karuan-karuan waktu itu,’’ ingatnya.

Lengan Anit seketika menyibak cover penutup mobil dibantu ayah mertuanya. Dia lantas masuk ruang kemudi dengan gemetaran. Lalu, menghidupkan mesin Toyota LGX nopol B 8294 QN kelir silver itu. Oper gigi persneling, Anit menginjak pedal gas, lantas menerobos kobaran api. ‘’Saya nyebut-nyebut apa saja yang bisa,’’ katanya sambil menghela napas dalam-dalam.

Mobil dengan kisah heroik bersama Anit itu kini teparkir di halaman samping rumah kerabat. Bekas bakar di moncong depan kiri kendaraan tampak begitu jelas. Lampu mobil nyaris meleleh akibat kebakaran. ‘’Cuma mobil ini yang selamat,’’ kata Sujono. ***(deni kurniawan/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here