Akomodasi Pedagang Pasar Lanang Tempati Pasar Legi

63

PONOROGO – Harapan pedagang Pasar Lanang ternyata didengar pemkab. Para pedagang rencananya juga akan diakomodir di Pasar Legi baru. Pasalnya, setelah dilakukan review terhadap detail engineering design (DED) proyek kakap itu, masih mencukupi bagi para pedagang. ’’Pedagang Pasar Lanang itu awalnya juga berjualan di Pasar Legi, sebelum pasar terbakar dulu. Jadi masuk lagi,’’ ujar Kepala Disperdakum Ponorogo Addin Andhanawarih.

Kepada Radar Ponorogo, Addin mengungkap jika pemkab telah dilibatkan cukup jauh dalam proses persiapan pembangunan pasar legi. Sejak awal, dispedakum dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) disodori DED yang disusun konsultan perencana. Mereka telah memberi sejumlah masukan. Addin memastikan pedagang yang dapat terakomodir bisa mencapai 3.900 orang. Itu sudah termasuk pedagang dari tiga pasar: Pasar Legi, eks stasiun dan pengadilan, yang kini berjualan di pasar relokasi.

’’Pedagang sampai hari ini terdata berjumlah 3.900 orang, sudah termasuk yang di pasar relokasi dan dari pasar lanang,’’ terang Addin.

Minggu ketiga bulan ini, kata Addin, pihaknya akan kembali diundang dalam pertemuan bersama kementerian PUPR. Selain disperdakum, sejumlah OPD juga akan berangkat ke Jakarta. Pertemuan tersebut merupakan yang terakhir kali. ’’Itu nanti pertemuan final, dalam rangka penyiapan lelang, karena berbagai pembahasan sudah dilakukan sebelumnya,’’ kata dia.

Pun, Addin memperkirakan lelang dapat segera dilaunching hingga pertengahan tahun ini. Dalam waktu satu bulan, Addin optimistis lelang dapat diselesaikan. Di lain sisi, lokasi bakal pembangunan pasar legi baru juga sudah siap. Seluruh areal sudah rata tanah, menyisa segelintir puing material yang tiap harinya terus menerus dipungut oleh warga sekitar. ‘’Proyek ini multiyears, kalau lelang lancar, bisa dimulai tengah tahun. Seluruhnya akan di-handle kementerian PUPR,’’ sebutnya.

Pembangunan Pasar Legi baru sangat dibutuhkan warga Bumi Reyog. Pasalnya, Pasar Legi telah lama berperan menjadi salah satu titik perputaran ekonomi yang vital di jantung Ponorogo. Kebutuhan akan pasar yang laik, kata Addin, sangat penting untuk menunjang transaksi jual beli di pasar legi berputar semakin kencang. ‘’Sesuai DED yang telah direview, bangunannya nanti akan dibangun empat lantai. Di dalamnya lengkap,’’ pungkasnya.(naz/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here