Akhir Kompetisi Legislasi, Dewan-Pemkab Sepakat Jaga Sinergitas

23

PONOROGO – Pemilihan legislatif (pileg) telah usai. Terpilih atau tidak terpilih, anggota DPRD incumbent masih punya waktu hingga Agustus mendatang untuk menunaikan segala kewajibannya. Menyadari pentingnya hal itu, DPRD Ponorogo Rabu (15/5) menggelar rapat koordinasi (rakor) antar pimpinan dan anggota di dewan dengan jajaran pimpinan hingga kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Rakor mulai pukul 16.00 itu dipungkasi buka puasa bersama. ‘’Kami ingin koordinasi pasca pemilu. Riak pemilu yang timbul, dan berbagai kompetisi, kami harap semua pihak bisa cooling down,’’ ungkap Ketua DPRD Ali Mufthi, kemarin.

Dari pihak eksekutif, Wabup Soedjarno membawa jajaran kepala OPD. Kedua belah pihak lantas saling mengutarakan pentingnya menjalin sinergi yang lebih hangat berbalut ramadhan ini. Pun, hal itu penting karena anggota DPRD masih punya waktu hingga tiga bulan ke depan sebelum anggota baru yang terpilih dari pemilu 2019 dilantik. ‘’Dalam rangka melaksanakan kewajiban konstitusional kepada warga Ponorogo, sampai Agustus mendatang,’’ kata Ali.

DPRD punya seabrek agenda yang harus diselesaikan di sisa waktu yang ada. Sejumlah agenda strategis meliputi pembahasan program pembentukan peraturan daerah (propemperda), serta sejumlah perda yang telah disusun di dalamnya. Diakui Ali, beberapa agenda pasca pemilu ini kurang berjalan maksimal di DPRD. ‘’Rencana kerja (renja) sudah dipatok, mari berjuang dan mempunyai semangat yang sama dalam menyelesaikan berbagai agenda srategis itu,’’ ajaknya.

Ali mempersilakan, jika masih ada anggota DPRD yang masih terbawa suasana pileg. Namun dia meyakini, para anggota DPRD adalah sosok terpilih yang punya nurani dan menyadari tanggungjawabnya terhadap masyarakat. Sehingga, kewajiban tugas di DPRD pun harus dapat diselesaikan. ‘’Targetnya supaya akhir masa jabatan Agustus nanti happy ending. Untuk itu, agenda strategis harus diselesaikan, supaya transisi berjalan dengan baik. Kalau tertunda, agenda pemerintah bisa tidak berjalan efektif,’’ sebut politisi Partai Golkar itu.

Di lain pihak, Wabup Soedjarno juga mengutarakan pentingnya menjalin sinergi yang apik antara kedua belah pihak. Dengan demikian, pelaksanaan agenda pemerintah untuk masyarakat Bumi Reyog pun tidak tersendat. ‘’DPRD dan pemkab harus bisa menjalin silaturahmi dan sinergi yang baik dalam rangka mensukseskan pemerintahan,’’ ujarnya. (naz/adv/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here