Ajukan 10.000, Cuma Dapat 500 Blangko e-KTP

76

PACITAN – Warga Pacitan harus bersabar untuk mendapatkan kartu tanda penduduk elektronik alias e-KTP. Pasalnya, dinas kependukukan dan catatan sipil (disdukcapil) setempat kehabisan blangko sejak beberapa pekan terakhir. Sehingga, warga yang telah perekaman data harus bersabar pulang membawa surat keterangan (suket) pengganti e-KTP. ‘’Kami belum bisa mencetak e-KTP karena blangko kosong,’’ kata Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Pacitan Djohan Perwiranto kemarin (17/1).

Djohan mengungkapkan, akhir tahun lalu pihaknya mendapat blangko sekitar 500 keping. Itu pun tiga hari ludes dicetak. Pasalnya, jumlah warga yang telah terekam dan antre cetak lebih dari 7.000. Sementara dalam sehari pihaknya melayani 100 hingga 150 perekaman data. Jumlah tersebut naik pada awal 2019. ‘’Makin ramai, termasuk ketika kami datang ke daerah, animonya juga tinggi,’’ ujarnya.

Menurut dia, blangko kosong hampir merata di seluruh daerah. Pun seperti pengajuan akhir tahun lalu. Sejatinya, pihaknya telah mengajukan 10 ribu keping blangko. Namun, saat diterima hanya 500 keping. Sehingga, pihaknya sempat ragu saat mengambil blangko di Surabaya lalu. ‘’Mau gimana lagi, adanya segitu. Walaupun berat, tapi akhirnya tetap kami ambil,’’ tuturnya.

Meski begitu, proses perekaman e-KTP tetap terus dilakukan. Itu demi mengurangi jumlah penduduk yang belum melakukan perekaman. Pasalnya, setiap hari target jumlah warga wajib e-KTP terus bertambah. ‘’Setiap hari ratusan, bahkan ribuan warga Pacitan berulang tahun, jadi datanya terus bergerak,’’ ungkapnya sembari menyebut proses perekaman juga dilakukan di tingkat kecamatan.

Sementara itu, pihaknya berharap pemerintah pusat bakal kembali menggelontorkan blangko. Pun rencana penggadaan lima juta keping Februari mendatang terealisasi. Sehingga, warga yang telah perekaman bisa segera mendapatkan e-KTP. ‘’Semoga dapat banyak tahun ini agar mencukupi kebutuhan,’’ ucapnya. (mg6/c1/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here