Ajak Perangkat Desa Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

57

MAGETAN – Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Madiun makin intens menyosialisasikan pentingnya jaminan sosial bagi tenaga kerja kepada masyarakat. Kali ini kepada ratusan perangkat desa se-Magetan.

Sosialisasi di Hotel Imelda itu juga dihadiri Sekda Magetan Bambang Trianto, Kajari Atang Pujianto, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Iswahyudi Yulianto. ‘’Kami memberikan edukasi kepada para perangkat desa di Magetan tentang pentingnya BPJS Ketenagakerjaan,’’ kata Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Madiun Edy Suryono kemarin (4/12).

Edy menuturkan, tujuan utama dari BPJS Ketenagakerjaan adalah untuk memberikan jaminan dan perlindungan sosial bagi pekerja di seluruh Indonesia. Dengan begitu, mereka merasa aman dan tidak khawatir jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

‘’Beban atas risiko yang mungkin terjadi saat bekerja seperti sakit, pemutusan hubungan kerja, kecelakaan kerja, pensiun, sampai kematian bisa menjadi lebih ringan jika kita mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan,‘’ ujarnya.

Dia menyebut, ada empat program BPJS Ketenagakerjaan. Yakni, Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK),  Jaminan Kematian (JKM), dan  Jaminan Pensiun. ‘’Seluruh perangkat desa di Magetan bisa ikut BPJS Ketenagakerjaan minimal tiga program: JKK, JKM, dan JHT,‘’ tegasnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Magetan Iswahyudi Yulianto menambahkan, desa di Magetan memang belum mengalokasikan anggaran untuk BPJS Kesehatan maupun Ketenagakerjaan. Nah, dengan adanya sosialisasi itu, dia berharap tahun depan semua desa bisa menganggarkannya.

‘’Karena banyak manfaat yang didapat dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Para perangkat desa tidak perlu takut menganggarkan karena undang-undang sudah menjamin,’’ ucapnya. (ebo/c1/isd/adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here